Minyak Sawit Mentah (CPO) Indonesia Dibeli China Senilai US$ 2,6 Miliar

Minyak Sawit Mentah (CPO) Indonesia Dibeli China Senilai US$ 2,6 Miliar
Agricom.id

13 November 2022 , 11:13 WIB

Agricom.id, JAKARTA – Belum lama ini dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama perdagangan dan kontrak dagang antara asosiasi dan pelaku usaha Indonesia dan China untuk produk minyak kelapa sawit mentah (CPO) dengan nilai kontrak baru senilai US$ 2,6 miliar.

Diungkapkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja sama Perdagangan dan Kontrak Dagang Produk Pertanian dan Perikanan antara pelaku usaha Indonesia dan China yang digelar secara hybrid pada Jumat (11/11/2022) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

"Hubungan diplomatik Indonesia-China telah menginjak tahun ke-72 dan acara penandatanganan hari ini merupakan bentuk realisasi tindak lanjut pertemuan bilateral pimpinan kedua negara pada akhir bulan Juli lalu terkait dengan komitmen pembelian Tiongkok atas 1 juta ton CPO serta produk pertanian dan perikanan Indonesia," jelas Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi diterima Agricom.id, Sabtu (12/11/2022).

Hadir  secara  virtual  pada  acara ini Duta  Besar Indonesia untuk  China  dan  Mongolia Djauhari Oratmangun, Wakil Menteri dan Deputi Perdagangan Internasional China Wang Shouwen, serta Duta Besar China untuk Indonesia Lu Kang. Sementara hadir secara fisik Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Merry Maryati dan Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Farid Amir, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kantor Staf Presiden, dan Kementerian Perindustrian.

Nota kesepahaman kerja sama perdagangan ditandatangani oleh China Chamber of Commerce for Import and Export for Foodstuffs, Native Produce & Animal By-Products (CFNA) dengan empat Asosiasi produk kelapa sawit Indonesia dan turunannya, serta empat asosiasi produk perikanan Indonesia. Asosiasi produk kelapa sawit dan turunannya terdiri dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Gabungan Minyak Nabati Indonesia (GIMMI), Asosiasi Minyak Makan Indonesia (AIMMI), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN). Sementara asosiasi produk perikanan terdiri dari Asosisasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Pengelolaan Ranjungan Indonesia (APRI), Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), serta Asosiasi Demersal Indonesia (ADI). (A2)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP