Harga karet alam kembali menguat pada Kamis (29/1/2026) seiring kenaikan harga di bursa SGX–Sicom. Harga karet tercatat 189,4 sen AS per kg atau setara Rp31.514 per kg. Foto: Istimewa
AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026, seiring naiknya harga karet di bursa internasional SGX–Sicom. Pada penutupan perdagangan, harga karet tercatat di level 189,4 sen AS per kg atau setara Rp31.514 per kg, dengan kurs rupiah berada di Rp16.639 per dolar AS.
Harga ini naik Rp178 per kg dibandingkan perdagangan Rabu (28/1/2026) yang berada di level Rp31.336 per kg.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (28/1) Naik Rp 402 per Kg
Kenaikan lanjutan ini memperpanjang tren positif harga karet yang dalam beberapa hari terakhir bergerak menguat. Penguatan harga global serta pergerakan nilai tukar rupiah menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian harga di pasar domestik.
Menurut Sekjen Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, Rudi Arpian, harga karet global menutup akhir Januari dengan penguatan beruntun mencerminkan kepercayaan pasar yang kian solid setelah fase koreksi di awal bulan.
“Kenaikan yang bertahap dan konsisten menjadi sinyal bahwa arah pasar mulai stabil dan sentimen positif tetap terjaga,” kata Rudi dikutip Agricom.id, Kamis (29/1).
BACA JUGA: Kementan Pacu Hilirisasi Kakao dari Hulu, Benih Unggul dan Regenerasi Pekebun Jadi Prioritas
Lebih lanjut Rudi menghimbau, “Petani perlu terus menjaga kualitas bokar—harus bersih, bebas kontaminan, dan menggunakan bahan pembeku yang dianjurkan—agar penguatan harga benar-benar bisa dinikmati,” pungkasnya.
Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp 31.514,-/Kg
- KKK 70%: Rp 22.060,-/Kg
- KKK 60%: Rp 18.908,-/Kg
- KKK 50%: Rp 15.757,-/Kg
- KKK 40%: Rp 12.606,-/Kg
- KKK 30%: Rp 9.454,-/Kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)