Dok. Agricom/ Harga TBS sawit di Sumatera Selatan kembali menguat pada periode II Juni 2026, didukung stabilnya harga CPO dan tingginya indeks K yang mencapai 93 persen.
AGRICOM, PALEMBANG – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan kembali menunjukkan tren positif pada periode II Juni 2026 atau untuk masa berlaku 16–30 Juni 2026. Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Sumatera Selatan menetapkan harga TBS untuk tanaman menghasilkan umur 10 hingga 20 tahun sebesar Rp3.723,87 per kilogram.
Penetapan tersebut menjadikan kelompok tanaman produktif sebagai kategori dengan harga tertinggi pada periode ini. Kinerja harga TBS yang tetap kuat didukung oleh stabilnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya di tingkat industri.
BACA JUGA: Mentan Amran Sebut Mayoritas Perusahaan Sawit Sudah Sesuaikan Harga TBS, Pengawasan Terus Diperketat
Selain menetapkan harga TBS, tim penetapan juga menetapkan harga minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp14.946,47 per kilogram. Sementara harga inti sawit (kernel) ditetapkan Rp12.225,52 per kilogram dan harga cangkang sawit sebesar Rp17,94 per kilogram.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, harga TBS untuk tanaman umur tiga tahun ditetapkan sebesar Rp3.139,48 per kilogram. Selanjutnya, tanaman umur empat tahun dihargai Rp3.236,90 per kilogram dan umur lima tahun sebesar Rp3.380,97 per kilogram.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Naik ke Rp3.789/Kg pada Periode III Juni 2026
Untuk tanaman yang memasuki usia produktif, harga TBS umur enam tahun mencapai Rp3.420,53 per kilogram, umur tujuh tahun sebesar Rp3.419,52 per kilogram, dan umur delapan tahun Rp3.534,74 per kilogram. Sementara tanaman umur sembilan tahun ditetapkan sebesar Rp3.601,32 per kilogram.
Kelompok tanaman berusia 10 hingga 20 tahun memperoleh harga tertinggi sebesar Rp3.723,87 per kilogram. Adapun tanaman umur 21 tahun dihargai Rp3.712,24 per kilogram dan umur 22 tahun sebesar Rp3.718,55 per kilogram.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Naik Rp159/Kg, Sentuh Rp3.879 per Kilogram
Sementara itu, tanaman yang lebih tua mulai menunjukkan penurunan harga seiring menurunnya tingkat produktivitas kebun. TBS dari tanaman umur 23 tahun ditetapkan Rp3.692,39 per kilogram, umur 24 tahun sebesar Rp3.587,13 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp3.598,49 per kilogram.
Untuk tanaman berumur 26 tahun, harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.533,42 per kilogram. Selanjutnya, tanaman umur 27 tahun dihargai Rp3.479,08 per kilogram, umur 28 tahun Rp3.418,29 per kilogram, umur 29 tahun Rp3.351,70 per kilogram, dan umur 30 tahun sebesar Rp3.280,05 per kilogram.
BACA JUGA: Kemendag dan Satgas Pangan Perketat Pengawasan MINYAKITA, Harga di Pasar Dipastikan Sesuai HET
Indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS periode ini tercatat sebesar 93,00 persen. Angka tersebut menunjukkan proporsi penerimaan petani dari nilai produk olahan sawit yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit.
Stabilnya harga CPO dan tingginya indeks K memberikan dukungan terhadap harga TBS di tingkat petani. Kondisi ini diharapkan dapat menjaga pendapatan pekebun sawit di Sumatera Selatan yang merupakan salah satu sentra produksi sawit terbesar di Indonesia. (A3)