Harga CPO KPBN Withdraw, Bursa Malaysia Melemah Tertekan Minyak Nabati Pesaing


AGRICOM, Jakarta — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) berstatus withdraw pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Penawaran tertinggi CPO tercatat sebesar Rp15.550 per kilogram, turun Rp200 per kilogram atau sekitar 1,27% dibandingkan penawaran tertinggi sehari sebelumnya yang mencapai Rp15.750 per kilogram.

Berdasarkan data tender yang diperoleh Agricom dari KPBN, seluruh penawaran CPO pada sejumlah titik penyerahan berakhir dengan status withdraw. Untuk Franco Dumai, harga pembukaan tercatat Rp15.700 per kilogram dengan penawaran tertinggi Rp15.550 per kilogram. Di FOB Talang Duku, harga pembukaan Rp15.450 per kilogram dengan penawaran tertinggi Rp15.302 per kilogram, sedangkan Franco Teluk Bayur dibuka Rp15.500 per kilogram dengan penawaran tertinggi Rp15.314 per kilogram.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Terkoreksi ke Rp15.750/Kg, Bursa Malaysia Menguat Ditopang Optimisme Ekspor

Pelemahan harga di pasar domestik terjadi seiring koreksi kontrak CPO di Bursa Malaysia Derivatives yang tertekan oleh melemahnya harga minyak nabati pesaing serta penurunan harga minyak mentah dunia. Sentimen tersebut membatasi minat beli di pasar minyak nabati global, meski harga CPO masih mempertahankan tren kenaikan secara bulanan.

Mengutip Reuters, kontrak acuan CPO pengiriman Oktober 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM23 per ton atau 0,49% menjadi RM4.660 per ton (setara US$1.141 per metrik ton) pada awal perdagangan.

BACA JUGA: Ekspor Menguat, Harga CPO Bursa Malaysia Mayoritas Naik Meski Volume Perdagangan Menyusut

Sepanjang pekan ini, kontrak tersebut telah terkoreksi sekitar 1,08% setelah mencatat penguatan selama tiga pekan berturut-turut. Namun secara bulanan, harga CPO masih menguat 2,46%, menandai kenaikan bulanan selama dua bulan berturut-turut.

Tender KPBN (Rp/Kg, tidak termasuk PPN) – Jumat, 31 Juli 2026

CPO

  • Franco Dumai: Dibuka Rp15.700 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.550 (KJA)
  • FOB Talang Duku: Dibuka Rp15.450 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.302 (EUP)
  • Franco Teluk Bayur: Dibuka Rp15.500 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.314 (WNI)
  • FOB Palembang: Dibuka Rp15.475 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.302 (PSCOI)
  • Loco PKS Parindu & Ngabang: Dibuka Rp15.350 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.172 (EUP)
  • Loco PKS Kembayan: Dibuka Rp15.250 (withdraw), penawaran tertinggi Rp15.072 (EUP)

CPKO

  • FOB Lampung: Dibuka Rp31.958 (withdraw), penawaran tertinggi Rp31.400 (AMJP)
  • FOB Palembang: Dibuka Rp31.788 (withdraw), penawaran tertinggi Rp31.400 (AMJP)

PK

  • Loco PKS Tanjung Lebar: Dibuka Rp13.959 (withdraw), penawaran tertinggi Rp13.100 (SAP)
  • Loco PKS Ophir: Dibuka Rp14.088 (withdraw), penawaran tertinggi Rp13.690 (WIRA)
  • Loco PKS Pengabuan: Dibuka Rp13.954 (withdraw), penawaran tertinggi Rp13.370 (WIRA)
  • Loco PKS Rimbo Dua: Dibuka Rp13.960 (withdraw), penawaran tertinggi Rp13.550 (WIRA)

Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati pergerakan harga minyak nabati pesaing, perkembangan harga minyak mentah, serta data ekspor dan produksi dari Indonesia dan Malaysia yang diperkirakan menjadi faktor utama penentu arah harga CPO dalam perdagangan pekan mendatang. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP