AGRICOM, JAKARTA — Harga karet alam di bursa SGX-SICOM ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (6/8/2026) setelah mencatat rebound kuat sehari sebelumnya. Meski terkoreksi, harga masih bertahan di kisaran Rp38.000–Rp39.000 per kilogram, mencerminkan kondisi pasar yang relatif stabil.
Berdasarkan data perdagangan yang diperoleh Agricom, Kamis (6/8). Harga karet SGX-SICOM tercatat 217,6 sen AS per kilogram, atau setara Rp38.835 per kilogram dengan kurs Rp17.847 per dolar AS. Angka tersebut turun Rp92 per kilogram dibandingkan penutupan Rabu (5/8/2026) yang mencapai Rp38.927 per kilogram.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan koreksi yang terjadi tergolong terbatas dan belum mengubah arah pemulihan harga yang terbentuk pada perdagangan sebelumnya.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (5/8) Melonjak ke Rp38.927/Kg
"Perdagangan Kamis ditutup dengan koreksi tipis setelah penguatan tajam pada hari sebelumnya. Harga KKK 100% turun Rp92 per kilogram menjadi Rp38.835 per kilogram, namun masih bertahan sangat dekat dengan level psikologis Rp39.000 per kilogram," ujar Rudi.
Menurut Rudi, pelemahan yang relatif kecil menunjukkan tekanan jual di pasar masih terbatas. Rebound signifikan pada Rabu dinilai masih mampu menjaga harga berada di kisaran tinggi sehingga sentimen pemulihan belum berubah secara berarti.
Ia menambahkan, pola pergerakan harga selama pekan ini memperlihatkan fase konsolidasi, ditandai dengan dua hari pelemahan, diikuti rebound kuat, kemudian koreksi tipis.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM 4 Agustus 2026 Turun ke Rp37.771/Kg, Koreksi Berlanjut di Awal Bulan
"Pergerakan pekan ini membentuk pola koreksi, koreksi, rebound kuat, lalu koreksi tipis. Hal ini mengindikasikan pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan stabil," jelasnya.
Rudi menilai perdagangan pada Jumat (7/8/2026) akan menjadi penentu arah pasar, apakah harga mampu melanjutkan penguatan atau menutup pekan dengan pergerakan yang relatif datar.
BACA JUGA: Grinding Kakao Indonesia Naik 30,1%, Perkuat Posisi sebagai Pusat Pengolahan Asia
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp38.835/kg
- KKK 70%: Rp27.185/kg
- KKK 60%: Rp23.301/kg
- KKK 50%: Rp19.418/kg
- KKK 40%: Rp15.534/kg
- KKK 30%: Rp11.651/kg
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Rabu (5/8) Withdraw Meski Bursa Malaysia Menguat
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)