Harga Karet SGX-SICOM Jumat (7/8) Naik, Kembali Tembus Rp39.000/Kg


AGRICOM, JAKARTA — Harga karet alam acuan SGX-SICOM kembali menguat pada perdagangan Jumat (7/8/2026), menutup pekan dengan tren positif. Harga karet dengan kadar karet kering (KKK) 100% tercatat sebesar Rp39.010 per kilogram, naik Rp175 per kilogram dibandingkan perdagangan Kamis (6/8/2026) yang berada di level Rp38.835 per kilogram.

Mengacu pada harga SGX-SICOM sebesar US$218,8 sen per kilogram dengan kurs Rp17.829 per dolar AS, harga karet tersebut kembali menembus level psikologis Rp39.000 per kilogram.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Karet Indonesia (Apkarindo) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan akhir pekan menunjukkan pasar karet masih memiliki daya tahan setelah mengalami tekanan pada awal pekan.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Kamis (6/8) Turun Tipis, Bertahan Dekat Rp39 Ribu/Kg

Menurutnya, pergerakan harga sepanjang minggu ini mencerminkan fase pemulihan yang cukup kuat. Setelah terkoreksi pada awal perdagangan pekan, harga karet berbalik menguat signifikan pada Rabu, mengalami pelemahan tipis pada Kamis, kemudian kembali naik pada penutupan pekan.

“Pola pergerakan minggu ini membentuk koreksi, koreksi, rebound kuat, koreksi tipis, lalu penguatan. Ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan positif,” ujar Rudi, dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Jumat (7/8).

BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (5/8) Melonjak ke Rp38.927/Kg

Ia menilai keberhasilan harga kembali bertahan di atas level Rp39.000 per kilogram menjadi sentimen positif bagi perdagangan pekan berikutnya. Namun, pelaku pasar tetap perlu mencermati perkembangan pasar karet global yang dapat memengaruhi pergerakan harga.

Selain faktor pasar internasional, Rudi menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan olah karet (bokar) agar petani dapat memperoleh harga jual yang optimal.

“Momentum pemulihan masih terjaga, tetapi mutu bokar tetap menjadi kunci agar petani mendapatkan harga yang lebih baik,” pungkasnya.

BACA JUGA: 9th Borneo Palm Oil Forum 2026: GAPKI Dorong Inovasi dan Produktivitas untuk Perkuat Industri Sawit Indonesia

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100%: Rp39.010/kg

- KKK 70%: Rp27.307/kg

- KKK 60%: Rp23.406/kg

BACA JUGA: Indonesia-Tiongkok Perkuat Kerja Sama Investasi Hortikultura dan Transfer Teknologi untuk Dorong Ekspor

- KKK 50%: Rp19.505/kg

- KKK 40%: Rp15.604/kg

- KKK 30%: Rp11.703/kg

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Kamis (6/8) Turun Menjadi Rp15.650/kg, Bursa Malaysia Tertekan

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP