Harga Karet SGX–Sicom Selasa (27/1/2026) Turun Rp 189 per Kg


AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di Bursa Komoditi Singapura (SGX–Sicom) pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2026, tercatat melemah. Kontrak karet berada di level 185,3 US cent per kilogram atau setara Rp 30.934 per kilogram, dengan kurs Rp 16.695 per dolar AS.

Harga ini turun signifikan sebesar Rp 189 per kg dibandingkan perdagangan Senin, 26 Januari 2026, yang berada di level Rp 31.123 per kg. Pelemahan ini kembali menekan nilai jual karet di tingkat hulu, di tengah fluktuasi pasar global dan pergerakan mata uang yang masih menjadi faktor utama pembentuk harga.

Menurut Sekjen Asosiasi Petani Karet Indonesia Sumatera Selatan (Apkarindo Sumsel), Rudi Arpian, koreksi ini tidak mengubah arah tren utama harga karet yang masih tergolong kuat. “Saat ini, kondisi pasar menunjukkan keseimbangan yang lebih sehat antara permintaan dan pasokan, sehingga fluktuasi ringan dinilai sebagai bagian normal dari dinamika perdagangan komoditas,” jelas Rudi dikutip Agricom.id, Selasa (27/1).

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Senin (26/1) Naik Lagi, Tembus Rp 31.123 per Kg

Di tengah pergerakan harga tersebut, perhatian kembali diarahkan pada kualitas bahan olah karet (bokar). Petani diimbau untuk terus menjaga mutu produksi agar karet Indonesia tetap kompetitif di pasar, terutama menghadapi persaingan dari negara produsen lain seperti Thailand yang dikenal mampu menghasilkan bokar yang bersih dan tidak berbau.

“Peningkatan kualitas dinilai menjadi kunci agar karet rakyat dapat memperoleh harga lebih baik dan memperluas akses pasar. Praktik panen, pengolahan, serta penyimpanan yang higienis dan sesuai standar sangat menentukan daya saing karet Indonesia,” ujarnya.

Petani juga diingatkan untuk tidak mencampur karet dengan bahan lain yang bukan karet. Praktik curang, seperti mengisi bokar dengan air atau benda asing untuk menambah berat, dinilai sangat merugikan karena dapat menurunkan kepercayaan pembeli dan merusak citra karet nasional.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Naik ke Rp14.950/kg, Awali Pekan dengan Tren Positif

“Selain berpotensi merugikan secara ekonomi, tindakan tersebut juga berisiko berujung pada sanksi berat, termasuk pemutusan kerja sama dan pemblokiran akses penjualan,” pungkasnya.

Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100% : Rp 30.934,-/Kg

- KKK 70% : Rp 21.654,-/Kg

- KKK 60% : Rp 18.560,-/Kg

BACA JUGA: Harga Referensi Minyak Sawit (CPO) Periode Januari 2026 Turun ke USD 915,64 per Ton

- KKK 50% : Rp 15.467,-/Kg

- KKK 40% : Rp 12.374,-/Kg

- KKK 30% : Rp  9.280,-/Kg

Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP