AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di pasar internasional kembali menguat. Berdasarkan data perdagangan di Bursa Singapura (SGX–Sicom) pada Kamis, 5 Februari 2026, harga karet tercatat di level US Cent 189,9 per kg atau setara Rp 31.696 per kg.
Dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 16.691 per dolar AS, harga karet mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 500 per kg dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya, Rabu (4/2/2026), yang berada di level Rp 31.196 per kg.
BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (4/2) Menguat, Naik Menjadi Rp 31.199 Per Kg
Sekretaris Jenderal APKARINDO, Rudi Arpian, mengatakan, menguatnya perdagangan tersebut menegaskan bahwa fase koreksi di awal Februari telah dilewati dengan baik. Pasar kini semakin percaya diri dan tren penguatan masih tetap terjaga.
“Kenaikan yang berlangsung bertahap mencerminkan kondisi pasar yang sehat, di mana keseimbangan antara permintaan dan pasokan mulai terbentuk tanpa lonjakan berlebihan,” ujarnya, dikutip Agricom.id, Kamis (5/2).
BACA JUGA: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kemendag Percepat Distribusi Bapok Jelang Ramadan–Idulfitri 1447 H
Rudi berharap petani tetap fokus menjaga mutu bokar serta disiplin dalam produksi, agar manfaat dari tren positif ini dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp 31.696 per kg
- KKK 70%: Rp 22.187 per kg
- KKK 60%: Rp 19.018 per kg
- KKK 50%: Rp 15.848 per kg
- KKK 40%: Rp 12.678 per kg
- KKK 30%: Rp 9.509 per kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)