Harga CPO KPBN Selasa (2/6) Melonjak 7,7 Persen, Bursa Malaysia Tutup Dua Hari karena Libur Nasional

Harga CPO KPBN Selasa (2/6) Melonjak 7,7 Persen, Bursa Malaysia Tutup Dua Hari karena Libur Nasional
Agricom.id

03 June 2026 , 07:25 WIB

Dok. Agricom.id/ Harga CPO di KPBN Inacom menguat signifikan pada perdagangan Selasa (2/6/2026), sementara aktivitas perdagangan minyak sawit di Bursa Malaysia Derivatives dihentikan sementara akibat libur nasional.

 

AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang dipasarkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom mencatat kenaikan tajam pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Penguatan harga terjadi di tengah terhentinya aktivitas perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) yang sedang memasuki masa libur nasional.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Agricom dari KPBN, harga CPO Franco Kuala Tanjung ditetapkan sebesar Rp 14.850 per kilogram. Harga tersebut meningkat Rp 955 per kilogram atau sekitar 7,7 persen dibandingkan penawaran tertinggi pada perdagangan Jumat (29/5/2026) yang berada di level Rp 13.895 per kilogram.

BACA JUGA: Harga Referensi CPO Juni Turun 1,91 Persen, PE Dipatok USD 128,69 per MT dan BK USD 148 per MT

Selain Kuala Tanjung, harga CPO Franco Belawan juga dibuka pada level Rp 14.850 per kilogram. Namun transaksi tidak berlanjut setelah terjadi withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi yang masuk sebesar Rp 13.773 per kilogram.

Sementara itu, harga CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp 14.650 per kilogram. Untuk wilayah Franco Teluk Bayur, harga tercatat sebesar Rp 14.720 per kilogram.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Jumat (29/5) Melonjak 7,7%, Namun Seluruh Tender Masih Withdraw

Di pasar domestik lainnya, CPO Loco Parindu dibuka pada harga Rp 14.500 per kilogram, namun berstatus withdraw dengan penawaran tertinggi Rp 13.288 per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada CPO Loco Kembayan yang dibuka Rp 14.500 per kilogram dan ditarik kembali setelah penawaran tertinggi mencapai Rp 13.213 per kilogram.

Sementara itu, CPO Loco Luwu ditawarkan pada harga Rp 14.350 per kilogram, tetapi juga berstatus withdraw dengan penawaran yang masuk sebesar Rp 8.000 per kilogram.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Awal Juni Kembali Menguat, Tembus Rp40.802 per Kilogram

Untuk produk turunan, harga crude palm kernel oil (CPKO) Franco Kuala Tanjung dibuka pada Rp 28.670 per kilogram dan berstatus withdraw setelah menerima penawaran tertinggi Rp 28.000 per kilogram. Harga yang sama juga berlaku untuk CPKO Franco Dumai, dengan penawaran tertinggi Rp 26.500 per kilogram.

Sedangkan CPKO FOB Palembang dibuka pada Rp 28.670 per kilogram dan ditarik kembali setelah memperoleh penawaran tertinggi Rp 28.050 per kilogram.

BACA JUGA: Harga Referensi Biji Kakao Juni 2026 Melonjak 17%, Dipicu Gangguan Logistik Global dan Turunnya Pasokan Nigeria

Di sisi lain, harga palm kernel (PK) Franco Medan/Belawan tercatat sebesar Rp 13.360 per kilogram.

Kenaikan harga CPO di pasar domestik terjadi ketika aktivitas perdagangan minyak sawit di Bursa Malaysia Derivatives untuk sementara dihentikan. Bursa Malaysia bersama seluruh anak usahanya menutup perdagangan pada Senin (1/6/2026) dan Selasa (2/6/2026) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Raja Malaysia serta cuti pengganti Hari Raya Waisak.

BACA JUGA: Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Soroti Pentingnya Swasembada Pangan untuk Kedaulatan Bangsa

Dengan tidak adanya transaksi selama dua hari tersebut, pelaku pasar global masih menunggu arah pergerakan harga referensi dari Bursa Malaysia. Aktivitas perdagangan dijadwalkan kembali berlangsung pada Rabu (3/6/2026), yang diperkirakan akan menjadi acuan penting bagi pergerakan harga minyak sawit di kawasan dalam beberapa hari ke depan. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP