AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang diperdagangkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) kembali mencatatkan penguatan pada Kamis (29/1/2026). Kenaikan harga ini sejalan dengan tren positif perdagangan CPO di Bursa Malaysia yang masih bergerak menguat.
Berdasarkan data resmi KPBN yang dihimpun Agricom.id, harga CPO ditetapkan sebesar Rp 15.375/kg, naik Rp 87/kg dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang berada di level Rp 15.288/kg. Dengan demikian, harga CPO KPBN tercatat mengalami kenaikan sekitar 0,57 persen secara harian.
BACA JUGA:
- Harga CPO KPBN Inacom Rabu (28/1) Naik 1,19% Jadi Rp15.288 per Kg
- Harga CPO Malaysia Naik, Reli Minyak Kedelai dan Minyak Mentah Jadi Penopang
Penguatan harga terjadi pada sejumlah titik serah utama. Untuk skema Franco Dumai, harga CPO ditetapkan di level Rp 15.375/kg, sementara harga FOB Talang Duku berada di angka Rp 15.175/kg. Kenaikan ini mencerminkan permintaan yang relatif stabil di tengah dinamika pasar minyak nabati global.
Pelaku pasar menilai, sentimen positif dari Bursa Malaysia masih menjadi faktor pendorong utama pergerakan harga. Selain itu, ekspektasi terhadap permintaan ekspor serta terbatasnya pasokan dari sejumlah negara produsen turut menopang harga CPO di pasar fisik domestik.
Sementara itu, untuk komoditas inti sawit atau Palm Kernel (PK), harga di Loko PKS Talang Lebar tercatat sebesar Rp 13.128/kg dengan status withdrawn (WD). Adapun penawaran tertinggi yang masuk berada di level Rp 11.180/kg.
Secara umum, tren penguatan harga CPO di KPBN menunjukkan pasar masih berada dalam fase optimistis. Namun demikian, pelaku industri tetap mencermati perkembangan harga minyak nabati pesaing, kebijakan perdagangan global, serta pergerakan nilai tukar yang berpotensi memengaruhi arah harga ke depan. (A3)
Sumber: InfoSAWIT