AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) yang diperdagangkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom mengalami withdraw (WD) pada Selasa (3/2/2026). Harga penawaran tertinggi tercatat di level Rp14.800/kg, turun Rp325/kg atau sekitar 2,15 persen dibandingkan perdagangan Senin (2/2/2026) yang berada di posisi Rp15.125/kg.
Harga CPO Franco Dumai dibuka pada level Rp15.000/kg. Namun, dalam proses tender terjadi withdraw, dengan penawaran tertinggi berhenti di Rp14.800/kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Senin (2/2) Terkoreksi Tipis, Tren Pasar Global Masih Menguat
Pelemahan harga CPO di KPBN ini terjadi seiring tekanan di pasar global. Pada hari yang sama, perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga ditutup melemah, dipengaruhi penguatan nilai tukar ringgit terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang berpotensi menekan daya saing ekspor minyak sawit.
Berikut hasil tender KPBN Inacom (Rp/kg, tidak termasuk PPN) pada Selasa (3/2/2026):
CPO
- Franco Dumai: Rp15.000 (WD)
Penawaran tertinggi: Rp14.800 – EUP
BACAJUGA: Harga Referensi CPO Februari 2026 Naik Jadi USD 918,47/MT, BK dan Pungutan Ekspor Ikut Menguat
CPKO
- Franco Dumai: Rp27.860 – IBP
Pelaku pasar mencermati perkembangan harga CPO global, pergerakan nilai tukar, serta sentimen permintaan dari negara importir utama, yang diperkirakan masih akan memengaruhi arah harga CPO domestik dalam waktu dekat. (A3)
Sumber: InfoSAWIT