Harga minyak sawit mentah (CPO) di KPBN Inacom turun pada Jumat (6/2/2026) menjadi Rp 14.615 per kg, seiring melemahnya perdagangan CPO di Bursa Malaysia dan tekanan dari pergerakan harga minyak nabati global. Foto: Agricom
AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang diperdagangkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom mengalami penurunan pada Jumat (6/2/2026), seiring melemahnya perdagangan CPO di pasar regional.
KPBN menetapkan harga CPO sebesar Rp 14.615 per kilogram, turun Rp 85 per kg atau sekitar 0,58% dibandingkan harga penawaran tertinggi pada Kamis (5/2/2026) yang mencapai Rp 14.700 per kg.
BACA JUGA: Tender CPO KPBN Inacom Kamis (5/2) Kembali Berakhir Withdraw, Turun 1,34 Persen
Harga CPO Franco Dumai ditetapkan sebesar Rp 14.615 per kg, sementara CPO Loco Sei Tapung dipatok di level Rp 14.376 per kg.
Penurunan harga CPO domestik ini terjadi di tengah melemahnya perdagangan minyak sawit di Bursa Malaysia Derivatives, yang turut dipengaruhi tekanan dari pergerakan harga minyak nabati global. Kondisi pasar internasional yang cenderung melemah membuat pelaku usaha bersikap lebih berhati-hati dalam menyerap pasokan.
BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Terkoreksi, Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan
Selain CPO, tender palm kernel (PK) KPBN juga menunjukkan dinamika harga yang relatif stabil. Untuk Loko PKS Bunut, harga ditetapkan Rp 12.762 per kg (WD) dengan penawaran tertinggi mencapai Rp 12.300 per kg. Sementara itu, Loko PKS Tanjung Lebar ditetapkan Rp 12.738 per kg (WD), dengan penawaran tertinggi sebesar Rp 11.260 per kg. (A3)
Sumber: InfoSAWIT