KPBN menetapkan harga CPO Rp 14.400/kg pada Jumat (27/2/2026), naik Rp 175/kg dari hari sebelumnya, sementara kontrak CPO di Bursa Malaysia Derivatives turut ditutup menguat didorong sentimen positif pasar minyak global. Foto: Agricom
AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) yang dipasarkan oleh PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom menguat tipis pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Harga CPO tercatat Rp 14.400 per kg, naik Rp 175 per kg atau sekitar 0,28 persen dibandingkan posisi Kamis (26/2/2026) yang berada di level Rp 14.225 per kg.
Harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp 14.400 per kg. Sementara itu, Franco Belawan dibuka pada level Rp 14.400 per kg, namun berakhir withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi mencapai Rp 14.300 per kg, dikutip Agricom.id dari InfoSAWIT.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Kembali Melemah, Sentuh Rp 14.225/Kg pada Kamis (26/2)
Di pasar regional, harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga ditutup menguat pada hari yang sama. Mengutip laporan Bernama, penguatan tersebut didorong kenaikan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) serta sentimen positif dari pasar minyak mentah global.
Pada penutupan perdagangan, kontrak Maret 2026 dan April 2026 masing-masing naik RM34 menjadi RM3.989 per ton dan RM4.030 per ton. Sementara kontrak Mei 2026 menguat RM37 ke level RM4.042 per ton.
BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Rebound, Kontrak Juni Tembus RM4.046 per Ton
Berikut hasil tender KPBN (Rp/kg), belum termasuk PPN, Jumat (27/2/2026):
CPO
- Franco Belawan Rp 14.400 (WD). Penawaran tertinggi Rp 14.300 – ARM
- Franco Dumai Rp 14.400 – AGM
- Franco Tanjung Bayur Rp 14.270 (WD). Penawaran tertinggi Rp 13.958 – WIRA
- Loco Luwu – No Bidder
Kenaikan harga domestik yang sejalan dengan penguatan di Bursa Malaysia mencerminkan sentimen pasar yang cenderung positif, meski sejumlah titik tender masih mencatatkan status withdraw akibat belum tercapainya harga kesepakatan. (A3)