Harga CPO KPBN Senin (11/5) Menguat ke Rp15.325/Kg, Bursa Malaysia Rebound Usai Tiga Hari Melemah

Harga CPO KPBN Senin (11/5) Menguat ke Rp15.325/Kg, Bursa Malaysia Rebound Usai Tiga Hari Melemah
Agricom.id

12 May 2026 , 06:54 WIB

Harga minyak sawit mentah di KPBN Inacom dan Bursa Malaysia sama-sama mencatat penguatan pada awal pekan, didorong sentimen positif dari kenaikan harga minyak kedelai dan minyak mentah global. Foto: Agricom.id

 

AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom menguat pada perdagangan Senin (11/5/2026). Kenaikan juga terjadi di Bursa Malaysia Derivatives yang berhasil menghentikan tren penurunan selama tiga sesi berturut-turut.

Berdasarkan informasi dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan sebesar Rp15.325 per kilogram. Harga tersebut naik Rp103/kg atau sekitar 0,68 persen dibandingkan penawaran tertinggi pada perdagangan Jumat (8/5/2026) yang berada di level Rp15.222/kg.

BACA JUGA: Tender CPO KPBN Jumat (8/5) Kembali WD, Pasar Sawit Global Masih Menunggu Arah Baru

Sementara itu, harga CPO Loco Ngabang ditetapkan sebesar Rp14.975/kg. Adapun harga CPO Loco Parindu dibuka di level Rp14.975/kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi tercatat sebesar Rp14.885/kg.

Di pasar global, perdagangan CPO di Bursa Malaysia juga ditutup menguat. Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Juli 2026 naik RM11 per ton atau sekitar 0,24 persen menjadi RM4.516 per ton pada penutupan perdagangan Senin.

BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Masih Konsolidasi, Pasar Tunggu Data MPOB Pekan Depan

Penguatan harga CPO Malaysia didukung kenaikan harga minyak kedelai serta penguatan harga minyak mentah dunia yang mendorong sentimen positif di pasar minyak nabati.

Pergerakan harga minyak sawit global masih dipengaruhi dinamika minyak nabati pesaing, khususnya minyak kedelai, mengingat keduanya bersaing ketat di pasar internasional.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Senin (11/5) Turun Rp265, Tertinggi Rp38.189 Per Kg

Pada perdagangan yang sama, kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian tercatat naik 0,55 persen. Sementara kontrak minyak sawit di bursa tersebut turun tipis 0,11 persen. Di sisi lain, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) juga menguat sekitar 0,71 persen.

Pelaku pasar kini masih mencermati perkembangan permintaan ekspor, pergerakan harga energi global, serta dinamika pasokan minyak nabati yang akan memengaruhi arah harga CPO dalam beberapa waktu mendatang. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP