Dok. Sawit Fest 2021/ Pranis Sanjaya/ Harga TBS sawit plasma di Riau periode 17–23 Juni 2026 mengalami kenaikan terbatas seiring stabilnya harga CPO dan tingginya indeks K yang mencapai 93,30 persen.
AGRICOM, PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada periode 17–23 Juni 2026. Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau melalui Surat Penetapan Harga TBS Nomor 21 menetapkan harga TBS untuk tanaman berumur sembilan tahun sebesar Rp3.785,88 per kilogram atau naik Rp17,36 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan yang relatif terbatas tersebut menunjukkan bahwa pasar sawit di tingkat petani masih memperoleh dukungan dari stabilnya harga minyak sawit mentah (CPO), meskipun laju penguatan harga mulai melambat dibandingkan beberapa periode sebelumnya.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Naik Rp159/Kg, Sentuh Rp3.879 per Kilogram
Berdasarkan data yang diperoleh Agricom.id dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau, harga TBS untuk tanaman umur tiga tahun ditetapkan sebesar Rp2.913,56 per kilogram. Tanaman umur empat tahun dihargai Rp3.306,88 per kilogram, sementara tanaman umur lima tahun mencapai Rp3.506,01 per kilogram.
Selanjutnya, tanaman umur enam tahun ditetapkan sebesar Rp3.659,38 per kilogram, umur tujuh tahun Rp3.737,76 per kilogram, dan umur delapan tahun sebesar Rp3.781,98 per kilogram.
Harga tertinggi pada periode ini tercatat pada tanaman umur sembilan tahun yang mencapai Rp3.785,88 per kilogram. Sementara itu, tanaman produktif berusia 10 hingga 20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.765,20 per kilogram.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Capai Rp3.723/Kg pada Paruh Kedua Juni 2026
Untuk tanaman yang lebih tua, harga TBS mulai mengalami penyesuaian seiring menurunnya produktivitas kebun. Sawit umur 21 tahun dihargai Rp3.705,46 per kilogram dan umur 22 tahun sebesar Rp3.648,06 per kilogram.
Sementara itu, tanaman umur 23 tahun ditetapkan sebesar Rp3.586,91 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.519,81 per kilogram, dan umur 25 tahun mencapai Rp3.444,43 per kilogram.
Harga TBS untuk tanaman umur 26 tahun tercatat Rp3.398,66 per kilogram. Selanjutnya, tanaman umur 27 tahun dihargai Rp3.352,64 per kilogram, umur 28 tahun Rp3.307,78 per kilogram, umur 29 tahun Rp3.290,71 per kilogram, dan umur 30 tahun sebesar Rp3.276,49 per kilogram.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Naik ke Rp3.789/Kg pada Periode III Juni 2026
Tim penetapan harga juga menetapkan harga referensi minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp15.243,59 per kilogram. Sementara harga inti sawit (kernel) ditetapkan Rp12.492,77 per kilogram dan harga cangkang sawit sebesar Rp19,15 per kilogram.
Adapun indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS tercatat sebesar 93,30 persen. Angka tersebut menunjukkan besarnya proporsi nilai yang diterima petani dari hasil pengolahan tandan buah segar menjadi produk turunan sawit.
BACA JUGA: Kemendag dan Satgas Pangan Perketat Pengawasan MINYAKITA, Harga di Pasar Dipastikan Sesuai HET
Stabilnya harga CPO serta tingginya indeks K terus memberikan dukungan terhadap harga TBS plasma di Riau. Sebagai salah satu provinsi penghasil sawit terbesar di Indonesia, pergerakan harga TBS di Riau menjadi indikator penting bagi pendapatan petani dan aktivitas ekonomi di sektor perkebunan kelapa sawit. (A3)