Harga TBS Sawit Kalbar Melemah Tipis di Akhir Desember 2025

Harga TBS Sawit Kalbar Melemah Tipis di Akhir Desember 2025
Agricom.id

02 January 2026 , 07:52 WIB

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Barat turun tipis pada periode IV Desember 2025, dengan harga sawit umur 10–20 tahun terkoreksi menjadi Rp 3.230,67 per kg untuk pembayaran akhir tahun. Foto: Sawit Fest 2021/Novia Putri Siswara

 

AGRICOM, PONTIANAK — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tercatat mengalami penurunan tipis pada periode IV Desember 2025. Berdasarkan keputusan Tim Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Kalbar, harga TBS untuk tanaman berumur 10–20 tahun turun sebesar Rp 5,63 per kg menjadi Rp 3.230,67 per kg. Harga ini berlaku untuk pembayaran TBS periode 23–31 Desember 2025.

Data yang dihimpun Agricom.id dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar menunjukkan, harga TBS ditetapkan bervariasi sesuai usia tanaman. Untuk sawit berumur 3 tahun, harga ditetapkan Rp 2.415,97 per kg. Selanjutnya, sawit umur 4 tahun dipatok Rp 2.581,30 per kg, umur 5 tahun Rp 2.756,73 per kg, dan umur 6 tahun Rp 2.843,25 per kg.

BACA JUGA: 

- Harga Referensi Minyak Sawit (CPO) Periode Januari 2026 Turun ke USD 915,64 per Ton

- Harga CPO Malaysia Naik Ditopang Cuaca Ekstrem dan Aksi Short Covering Jelang Libur

Harga TBS untuk sawit umur 7 tahun ditetapkan Rp 2.946,94 per kg, umur 8 tahun Rp 3.038,60 per kg, dan umur 9 tahun Rp 3.088,99 per kg. Sementara itu, harga tertinggi masih berada pada rentang umur produktif 10–20 tahun sebesar Rp 3.230,67 per kg.

Untuk tanaman yang lebih tua, harga mulai menurun. Sawit umur 21 tahun ditetapkan Rp 3.175,17 per kg, umur 22 tahun Rp 3.160,98 per kg, umur 23 tahun Rp 3.086,27 per kg, umur 24 tahun Rp 2.983,70 per kg, dan umur 25 tahun Rp 2.887,46 per kg.

Selain harga TBS, tim juga menetapkan harga minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp 13.812,42 per kg dan harga kernel (inti sawit) Rp 10.969,11 per kg. Adapun Indeks K pada periode ini ditetapkan sebesar 91,68 persen. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP