AGRICOM, JAMBI – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan pada periode 6–12 Februari 2026. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, harga TBS untuk tanaman usia 10–20 tahun disepakati naik sebesar Rp 51,5 per kg menjadi Rp 3.643,58 per kg.
Berdasarkan data yang dihimpun Agricom.id dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS sawit ditetapkan bervariasi sesuai umur tanaman. Untuk tanaman usia 3 tahun, harga TBS ditetapkan Rp 2.840,83 per kg. Sementara sawit usia 4 tahun dihargai Rp 3.037,20 per kg dan usia 5 tahun sebesar Rp 3.176,63 per kg.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Signifikan, Usia 9 Tahun Tembus Rp 3.743 per Kg
Selanjutnya, harga TBS sawit usia 6 tahun ditetapkan Rp 3.309,11 per kg, usia 7 tahun Rp 3.392,56 per kg, dan usia 8 tahun sebesar Rp 3.465,06 per kg. Untuk sawit usia 9 tahun, harga TBS ditetapkan Rp 3.533,06 per kg.
Sementara itu, harga TBS sawit usia produktif 10–20 tahun ditetapkan Rp 3.643,58 per kg. Adapun TBS sawit usia 21–24 tahun dihargai Rp 3.535,05 per kg, sedangkan untuk tanaman berusia 25 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.374,86 per kg.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 4–10 Februari 2026 Naik Rp 123,97 per Kg
Dalam penetapan harga periode ini, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditetapkan sebesar Rp 14.702,57 per kg, sedangkan harga inti kelapa sawit (kernel) berada di level Rp 12.118,51 per kg. Indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS ditetapkan sebesar 94,49%.
Kenaikan harga ini diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi petani sawit di Jambi, seiring pergerakan harga produk turunan sawit di pasar. (A3)