AGRICOM, PEKANBARU – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada periode 4–10 Februari 2026. Berdasarkan Surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Nomor 4, Tim Penetapan Harga TBS Sawit Plasma Provinsi Riau menyepakati kenaikan harga TBS untuk tanaman usia 9 tahun sebesar Rp 131,95 per kg, menjadi Rp 3.743,34 per kg.
Data yang dihimpun Agricom.id dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau menunjukkan, harga TBS plasma untuk berbagai kelompok umur tanaman ditetapkan bervariasi. Untuk sawit usia 3 tahun ditetapkan sebesar Rp 2.881,58 per kg, usia 4 tahun Rp 3.269,94 per kg, usia 5 tahun Rp 3.466,64 per kg, dan usia 6 tahun Rp 3.618,16 per kg.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Februari 2026 Naik Jadi USD 918,47/MT, BK dan Pungutan Ekspor Ikut Menguat
Selanjutnya, harga TBS sawit usia 7 tahun ditetapkan Rp 3.695,71 per kg dan usia 8 tahun sebesar Rp 3.739,43 per kg. Sementara itu, harga tertinggi berada pada kelompok umur 9 tahun yakni Rp 3.743,34 per kg. Untuk tanaman usia 10–20 tahun, harga TBS ditetapkan Rp 3.722,96 per kg.
Adapun TBS sawit usia 21 tahun dihargai Rp 3.663,99 per kg, usia 22 tahun Rp 3.607,35 per kg, usia 23 tahun Rp 3.546,98 per kg, usia 24 tahun Rp 3.480,75 per kg, dan usia 25 tahun sebesar Rp 3.406,34 per kg.
Sementara itu, untuk tanaman sawit berusia 26 tahun, harga TBS ditetapkan Rp 3.361,17 per kg, usia 27 tahun Rp 3.315,76 per kg, usia 28 tahun Rp 3.271,50 per kg, usia 29 tahun Rp 3.254,66 per kg, dan usia 30 tahun sebesar Rp 3.240,62 per kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun pada Jumat (6/2), Tertekan Minyak Nabati Global
Dalam penetapan harga tersebut, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditetapkan sebesar Rp 15.149,84 per kg, harga inti kelapa sawit (kernel) Rp 12.531,74 per kg, dengan nilai cangkang Rp 19,47 per kg. Sementara indeks K yang digunakan dalam perhitungan ditetapkan sebesar 92,67%.
Kenaikan harga ini diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi petani plasma di Riau, sekaligus mencerminkan pergerakan positif harga komoditas sawit di tingkat hulu. (A3)