Perdagangan CPO di KPBN pada 10 Februari 2026 kembali berakhir withdraw dengan penawaran tertinggi Rp14.345 per kg, turun Rp155 dibandingkan hari sebelumnya, seiring tekanan pasar global dan pelemahan Bursa Malaysia. Foto: Agricom
AGRICOM, JAKARTA – Perdagangan minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) kembali berakhir dengan withdraw (WD) pada Selasa (10/2/2026). Penawaran tertinggi tercatat sebesar Rp14.345 per kg, turun Rp155 per kg atau sekitar 1,07% dibandingkan posisi Senin (9/2/2026) yang mencapai Rp14.500 per kg.
Data dari KPBN Inacom menunjukkan, tender CPO Franco Dumai dibuka di level Rp14.400 per kg. Namun hingga akhir proses lelang tidak terjadi kesepakatan, sehingga dinyatakan withdraw dengan penawaran tertinggi Rp14.345 per kg dari peserta EUP.
BACA JUGA: Lelang CPO KPBN Inacom Senin (9/2) Berakhir WD, Dengan Penawaran Tertinggi Rp 14.500 per kg
Hal serupa terjadi pada CPO Loco Pelaihari. Harga pembukaan tercatat Rp13.846 per kg, tetapi lelang juga berakhir WD dengan penawaran tertinggi Rp13.123 per kg dari peserta WNI.
Berikut rincian hasil tender KPBN (Rp/kg), belum termasuk PPN, Selasa (10/2/2026):
CPO
- Franco Dumai Rp14.400 (WD), penawaran tertinggi Rp14.345 – EUP
- Loco Pelaihari Rp13.846 (WD), penawaran tertinggi Rp13.123 – WNI
CPKO
- Franco Dumai Rp29.050 – IBP
- Loco Palembang Rp28.570 – IKIN
PK
- Franco Belawan Rp13.383 – MM
Terjadinya withdraw mencerminkan tekanan harga yang masih membayangi pasar domestik. Pelemahan harga CPO global, termasuk di Bursa Malaysia, turut memengaruhi sikap pelaku pasar dalam mengikuti tender, sehingga transaksi belum mencapai titik temu harga. (A3)
Sumber: InfoSAWIT