GAPKI Perkuat Sinergi Industri Sawit Lewat Andalas Forum VI

GAPKI Perkuat Sinergi Industri Sawit Lewat Andalas Forum VI
Agricom.id

17 April 2026 , 19:48 WIB

Andalas Forum VI di Palembang menjadi wadah strategis bagi pelaku industri sawit, pemerintah, dan akademisi untuk merumuskan arah kebijakan dan memperkuat sinergi menuju industri sawit berkelanjutan. Foto: Gapki

 

AGRICOM, PALEMBANG — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar Andalas Forum VI Tahun 2026 sebagai ajang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan membahas arah masa depan industri sawit nasional. Kegiatan ini berlangsung pada 16–17 April 2026 di Hotel Aryaduta Palembang, mengusung tema “Sawit Indonesia: Sinergi untuk Tata Kelola, Pertumbuhan Ekonomi dan Berkelanjutan.”

Forum tahunan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, pemerintah, akademisi, hingga mitra industri, guna merumuskan langkah konkret dalam menghadapi dinamika sektor sawit ke depan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dalam sambutannya menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai momentum konsolidasi, khususnya bagi pelaku industri sawit di wilayah Sumatera.

BACA JUGA: Serangga Penyerbuk Baru Dilepas, Babak Baru Produktivitas Sawit Dimulai

“Forum ini bukan sekadar pertemuan, tapi tempat kita membedah persoalan, baik internal organisasi maupun tantangan global,” kata Herman, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Jumat (17/4).

Menurut Herman, sawit masih menjadi salah satu penopang penting ekonomi daerah dan nasional. Karena itu, Andalas Forum diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi juga melahirkan gagasan yang dapat memberi dampak nyata bagi penguatan industri sawit ke depan.

Bagi GAPKI, Andalas Forum bukan sekadar pertemuan tahunan. Forum ini memang disiapkan sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar gagasan, berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan membangun sinergi antarpemangku kepentingan demi mendukung tata kelola industri sawit yang berkelanjutan. Rangkaian acaranya terdiri atas seminar dan pameran.

BACA JUGA: GAPKI dan ILO Perkuat Kapasitas Perusahaan Sawit Terapkan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono dalam forum itu menyoroti tantangan yang sedang dihadapi industri sawit, terutama dari sisi ekspor. “Ekspor kita turun bukan karena perusahaan tidak mau menjual, tapi karena kondisi global yang membuat biaya naik tajam,” tegas Eddy. Hal itu menunjukkan pembahasan dalam forum ini tidak hanya menyoroti peluang, tetapi juga hambatan nyata yang sedang dihadapi pelaku industri sawit nasional.

Topik yang dibahas dalam Andalas Forum VI mencakup arah kebijakan sawit Indonesia, upaya menyeimbangkan kepentingan energi, pangan, dan keberlanjutan global, keberterimaan ISPO di pasar global, hingga inovasi teknologi rantai pasok sawit. Tiga pembicara yang hadir dalam forum ini antara lain Eddy Abdurrachman, Prof. Dr. Y. Bayu Krisnamurthi, dan Dr. Ir. Gulat ME Manurung.

Lewat forum ini, GAPKI ingin Andalas Forum tetap menjadi ruang bersama untuk merumuskan langkah dan solusi bagi masa depan industri sawit Indonesia. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP