Harga Karet SGX-Sicom Jumat (23/1) Naik Lagi, Tertinggi Rp 30.542 per Kg


AGRICOM , JAKARTA — Harga karet alam di Bursa Singapura (SGX–Sicom) kembali bergerak menguat pada perdagangan Jumat (23/1/2026). Kontrak karet tercatat berada di level US Cent 181,6 per kilogram atau setara Rp 30.542 per kilogram.

Dengan kurs rupiah Rp 16.817 per dolar AS, Harga ini mengalami kenaikkan tipis Rp 37 per kg dibandingkan hari Kamis (22/1/2026) yang berada di level Rp 30.505 per kg.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Kamis (22/1) Naik, Tertinggi Rp 30.505 per Kg

Kenaikan ini meski relatif terbatas, tetap memberi sinyal positif bagi pergerakan harga karet, terutama di tengah fluktuasi permintaan global dan dinamika nilai tukar.

Menurut Sekjen Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, Rudi Arpian, Kondisi tersebut mencerminkan pasar yang semakin stabil dan seimbang setelah melalui fase koreksi beberapa hari yang lalu.

BACA JUGA: Bangkitkan Kelapa Nasional, Kementan Fokus Replanting Kebun Rakyat dan Percepat Hilirisasi

“Kenaikan kecil namun konsisten menjadi sinyal positif bahwa tekanan jual mulai mereda dan arah pasar kembali terjaga,” ujarnya.

Berikut adalah rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100%: Rp. 30.542,-/Kg

- KKK 70% = Rp. 21.379,-/Kg

- KKK 60% = Rp. 18.325,-/Kg

- KKK 50% = Rp. 15.271,-/Kg

- KKK 40% = Rp. 12.217,-/Kg

- KKK 30% = Rp.   9.163,-/Kg

Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP