AGRICOM, PALEMBANG – Harga karet alam di bursa internasional kembali menunjukkan penguatan. Mengacu pada perdagangan di SGX–SICOM, Rabu (18/2/2026), harga karet tercatat sebesar US Cent 192,9/Kg atau setara Rp 32.330/Kg.
Dengan kurs Rp 16.760 per dolar AS, harga karet mengalami kenaikan Rp 102/Kg dibandingkan perdagangan terakhir pada Jumat (13/2/2026) yang berada di level Rp 32.228/Kg.
Kenaikan ini memperpanjang tren pergerakan stabil dengan kecenderungan positif dalam beberapa hari terakhir. Meski penguatannya relatif tipis, struktur harga tetap terjaga dan memberikan sinyal bahwa pasar masih memiliki ruang perbaikan.
BACA JUGA:
- Tren Positif Berlanjut, Harga Karet SGX–Sicom Jumat (12/2) Tembus Rp 32.228 per Kg
- Ekspor Kakao Capai US$2,65 Miliar, Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Peremajaan Kebun Rakyat
Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Karet Indonesia Sumatera Selatan (Apkarindo Sumsel), Rudi Arpian mengatakan, pergerakan harga karet global saat ini relatif stabil dengan kecenderungan positif.
“Walaupun kenaikannya berlangsung bertahap, tren besar masih terjaga dan ini menjadi sinyal bahwa momentum perbaikan belum terputus,” kata Rudi kepada Agricom.id, Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut Rudi mengimbau, petani harus tetap fokus menjaga mutu bokar. “Gunakan pembeku lateks sesuai anjuran, jangan mencampur dengan bahan bukan karet seperti tatal, kayu, atau karet vulkanisat, serta hindari merendam bokar. Mutu yang baik adalah kunci agar petani dapat menikmati harga yang lebih optimal,” pungkas Rudi.
BACA JUGA:
- Harga TBS Kalbar Naik Tipis di Periode II Februari 2026
- Ekspor Kopi Tembus US$1,63 Miliar, Kementan Perkuat Hulu Hingga Hilir
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp 32.330/Kg
- KKK 70% : Rp 22.631/Kg
- KKK 60% : Rp 19.398/Kg
- KKK 50% : Rp 16.165/Kg
- KKK 40% : Rp 12.932/Kg
- KKK 30% : Rp 9.699/Kg
Sebagai informasi, SGX SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)