Harga karet global kembali naik pada perdagangan Selasa (5/5/2026), didorong momentum positif pasar, sementara petani diimbau menjaga kualitas bokar untuk memaksimalkan harga. Foto: Istimewa
AGRICOM, JAKARTA — Harga karet di pasar global kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Berdasarkan perdagangan SGX Sicom, harga karet tercatat sebesar 217,2 US Cent per kilogram, atau setara Rp 37.534 per kilogram dengan kurs Rp 17.281 per dolar AS.
Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar Rp 393 per kilogram dibandingkan perdagangan Senin (4/5/2026) yang berada di level Rp 37.141 per kilogram. Penguatan ini menandai berlanjutnya tren positif harga karet global sejak awal Mei.
BACA JUGA: Harga Karet SGX Sicom Awal Mei 2026 Stabil di Rp37.141/Kg, Tren Penguatan Berlanjut
“Pergerakan harga karet global kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini, melanjutkan stabilitas tinggi di awal pekan. Kenaikan ini mempertegas bahwa tren naik masih terjaga dan mulai kembali menguat,” kata Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel Rudi Arpian, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Selasa (5/5).
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, Dari Senin ke Selasa, harga bergerak naik dengan lebih tegas setelah sempat bertahan di level tinggi. Hal ini mencerminkan bahwa pasar tidak hanya stabil, tetapi juga memiliki dorongan lanjutan untuk melanjutkan penguatan.
BACA JUGA: Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Mentan Amran: Nilai Tambah Bisa Berlipat
Momentum positif ini menunjukkan kepercayaan pelaku pasar yang tetap kuat, dengan harga mampu bertahan sekaligus naik ke level yang lebih tinggi.
Di tengah kenaikan harga tersebut, petani tetap diharapkan menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.
BACA JUGA: Sawit dan Dekarbonisasi
“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga karet yang diterima petani akan meningkat,” pungkas Rudi.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% : Rp37.534/Kg
- KKK 70% : Rp. 26.274/Kg
- KKK 60% : Rp. 22.520/Kg
- KKK 50% : Rp. 18.767/Kg
- KKK 40% : Rp. 15.014/Kg
- KKK 30% : Rp. 11.260/Kg
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)