CPO Bursa Malaysia Melemah, Tertekan Harga Minyak Kedelai dan Lesunya Ekspor Mei


AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026), dipengaruhi oleh penurunan harga minyak kedelai global serta melemahnya kinerja ekspor minyak sawit Malaysia sepanjang Mei 2026.

Sentimen negatif dari pasar minyak nabati internasional mendorong tekanan jual pada kontrak berjangka CPO. Pelaku pasar menyoroti perlambatan ekspor Malaysia yang menunjukkan masih lemahnya permintaan terhadap minyak sawit, sehingga membebani pergerakan harga di bursa.

Dilansir dari Bernama, kontrak CPO pengiriman Juni 2026 turun RM74 menjadi RM4.531 per ton. Kontrak Juli 2026 juga terkoreksi RM72 dan ditutup pada level RM4.566 per ton.

BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Melonjak, Ditopang Produksi Turun dan Minyak Mentah Menguat

Tekanan berlanjut pada kontrak-kontrak berikutnya. Kontrak Agustus 2026 melemah RM76 menjadi RM4.601 per ton, sementara kontrak September 2026 turun dengan besaran yang sama menjadi RM4.629 per ton. Untuk kontrak Oktober 2026, harga terkoreksi RM77 menjadi RM4.657 per ton, sedangkan kontrak November 2026 turun RM75 menjadi RM4.686 per ton.

Dari sisi aktivitas pasar, volume perdagangan tercatat menurun menjadi 95.888 lot dibandingkan 104.077 lot pada sesi sebelumnya. Meski demikian, minat investor terhadap kontrak berjangka CPO masih terlihat dari meningkatnya posisi open interest menjadi 298.582 kontrak, naik dari 289.868 kontrak pada perdagangan sebelumnya.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Rabu (3/6) Naik Lagi Ke Rp15.025/Kg, Bursa Malaysia Melonjak Didorong Sentimen Produksi dan Energi

Di pasar fisik, harga CPO untuk pengiriman Juni di wilayah Selatan Malaysia juga mengalami penurunan. Harga tercatat turun RM90 menjadi RM4.550 per ton, sejalan dengan pelemahan yang terjadi di pasar berjangka.

Berbeda dengan pergerakan di Bursa Malaysia, harga CPO di pasar domestik Indonesia justru mencatat kenaikan. Berdasarkan hasil tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), harga CPO pada Kamis (4/6/2026) ditetapkan sebesar Rp15.075 per kilogram.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Kamis (3/6) Naik Lagi ke Rp41.819/Kg, Semakin Dekati Level Rp42 Ribu

Harga tersebut meningkat Rp50 per kilogram atau sekitar 0,33 persen dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang berada di level Rp15.025 per kilogram. Kenaikan harga CPO KPBN menunjukkan pasar domestik masih memperoleh dukungan permintaan yang cukup baik meskipun sentimen global cenderung negatif.

Pelaku industri kini mencermati perkembangan ekspor Malaysia, pergerakan harga minyak kedelai, serta tren permintaan dari negara-negara importir utama yang akan menjadi faktor penentu arah harga minyak sawit global dalam beberapa pekan mendatang. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP