Harga CPO Bursa Malaysia Menguat, Ditopang Kenaikan Minyak Nabati Global

Harga CPO Bursa Malaysia Menguat, Ditopang Kenaikan Minyak Nabati Global
Agricom.id

12 June 2026 , 07:15 WIB

Dok. Agricom/ Harga CPO Malaysia menguat 0,66% menjadi RM4.568 per ton pada perdagangan Kamis (12/6/2026), didukung kenaikan harga minyak kedelai dan minyak sawit di pasar global.

 

AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (12/6/2026). Kenaikan harga terjadi baik di Bursa Malaysia Derivatives maupun di pasar domestik melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), seiring membaiknya sentimen pasar minyak nabati global.

Dilansir Agricom.id dari Reuters, kontrak acuan CPO untuk pengiriman Agustus 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM30 per ton atau menguat 0,66% menjadi RM4.568 per ton pada jeda perdagangan siang hari. Penguatan tersebut menandai kenaikan harga untuk hari kedua berturut-turut.

BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Rebound, Didukung Prospek Ekspor dan Turunnya Produksi Mei 2026

Kenaikan harga CPO Malaysia didorong oleh menguatnya harga minyak nabati pesaing di pasar internasional. Sentimen positif tersebut meningkatkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek permintaan minyak nabati, termasuk minyak sawit.

Di pasar Tiongkok, kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian tercatat naik 0,51%, sementara kontrak minyak sawit Dalian menguat lebih tinggi sebesar 0,88%. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) juga meningkat 0,38%, memberikan dukungan tambahan bagi pergerakan harga minyak sawit global.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Rabu (10/6) Naik ke Rp15.225/Kg, Bursa Malaysia Menguat Ditopang Prospek Ekspor

Sejalan dengan penguatan di pasar internasional, harga CPO domestik yang dipasarkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) juga menunjukkan kenaikan signifikan.

Pada Kamis (11/6/2026), harga CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.400 per kilogram, naik Rp175 per kilogram atau sekitar 1,15% dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp15.225 per kilogram pada Rabu (10/6/2026).

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Kamis (11/6) Turun Tipis ke Rp40.340/Kg

Kenaikan harga di pasar domestik mencerminkan kuatnya sentimen pasar global serta tetap terjaganya prospek permintaan minyak sawit. Penguatan ini juga menjadi kabar positif bagi sektor perkebunan sawit nasional, khususnya bagi perusahaan dan petani yang berharap harga komoditas tetap berada pada level yang menguntungkan.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan harga minyak nabati global, dinamika ekspor, serta kebijakan perdagangan negara-negara produsen dan konsumen utama yang berpotensi memengaruhi arah harga CPO dalam beberapa pekan mendatang. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP