AGRICOM, JAKARTA – Harga karet alam di pasar internasional kembali mengalami koreksi tipis pada awal perdagangan pekan ini. Berdasarkan data SGX–Sicom, Senin (20/7/2026), harga karet mencapai 214,9 US Cent/kg, setara Rp38.368/kg dengan kurs Rp17.854 per dolar AS.
Dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026), harga karet turun Rp406/kg dari Rp38.774/kg menjadi Rp38.368/kg. Meski mengalami penurunan, harga masih bertahan di kisaran Rp38 ribu/kg, menunjukkan pasar belum keluar dari fase konsolidasi yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Sekretaris Jenderal APKARINDO Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan koreksi pada awal pekan masih tergolong wajar dan belum mengubah arah pergerakan jangka menengah.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Jumat (17/7) Melorot ke Rp38.774/Kg
"Awal pekan kembali terkoreksi tipis, namun harga karet masih bertahan di kisaran Rp38 ribu/kg. Pasar masih berada dalam fase konsolidasi," ujarnya, dalam keterangan yang diperoleh Agricom.id, Senin (20/7).
Menurutnya, tekanan jual memang masih membayangi perdagangan, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong penurunan yang lebih dalam. Pola pergerakan sejak akhir pekan hingga awal pekan ini menunjukkan adanya koreksi lanjutan, sehingga pelaku pasar akan mencermati apakah harga mampu melakukan rebound seperti beberapa kali terjadi sepanjang Juli atau justru melanjutkan tren pelemahan.
BACA JUGA: PERISAI 2026 Jadi Panggung Inovasi, BPDP Perkuat Ekosistem Inovasi Sawit Berkelanjutan
Rudi juga menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan olah karet rakyat (bokar). Dengan mutu yang baik, petani berpeluang memperoleh harga jual yang lebih optimal meskipun kondisi pasar sedang berfluktuasi.
Berikut rincian harga berdasarkan kadar karet kering (KKK) perdagangan Senin (20/7/2026):
- KKK 100%:368/kg
- KKK 70%:858/kg
- KKK 60%:021/kg
- KKK 50%:184/kg
- KKK 40%:347/kg
- KKK 30%:510/kg
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)