Harga CPO KPBN Selasa (28/7) Naik ke Rp15.788 per Kg


AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar domestik menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Berdasarkan hasil tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), penawaran tertinggi CPO mencapai Rp15.788 per kilogram, naik Rp111 per kilogram atau sekitar 0,71% dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp15.677 per kilogram.

Meski terjadi kenaikan harga, sejumlah tender di berbagai lokasi masih berakhir dengan status withdraw (WD).

Data yang dihimpun AGRICOM dari KPBN menunjukkan CPO Franco Dumai ditetapkan sebesar Rp15.788 per kilogram. Sementara itu, CPO FOB Talang Duku dibuka pada Rp15.588 per kilogram, namun berakhir withdraw dengan penawaran tertinggi Rp15.300 per kilogram.

Also Read: Harga CPO Awal Pekan Tertekan, Tender KPBN Berakhir Withdraw

Kondisi serupa juga terjadi pada CPO Franco Teluk Bayur yang dibuka di level Rp15.685 per kilogram, tetapi ditarik setelah penawaran tertinggi hanya mencapai Rp15.314 per kilogram.

Untuk komoditas Palm Kernel (PK), harga Franco Belawan tercatat sebesar Rp15.138 per kilogram.

Di sisi lain, perdagangan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) juga didominasi status withdraw. CPKO Franco Dumai dibuka pada Rp34.083 per kilogram, dengan penawaran tertinggi Rp33.850 per kilogram dari PAA. Sementara CPKO FOB Lampung dibuka di level Rp34.009 per kilogram, namun hanya memperoleh penawaran tertinggi Rp31.500 per kilogram dari AMJP.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 22–28 Juli 2026 Naik, Capai Rp3.930,55/Kg

Adapun CPKO FOB Palembang dibuka pada Rp33.839 per kilogram dan berakhir withdraw, dengan penawaran tertinggi sebesar Rp32.430 per kilogram dari IKIN.

Berbeda dengan pasar domestik, harga CPO di pasar internasional masih berada dalam tekanan. Kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives melemah untuk hari kedua berturut-turut, dipengaruhi oleh penurunan harga minyak nabati pesaing serta melemahnya harga minyak mentah dunia.

Mengutip Reuters, kontrak acuan CPO untuk pengiriman Oktober 2026 dibuka turun RM27 per ton atau sekitar 0,58% menjadi RM4.646 per ton (US$1.137,61).

BACA JUGA: Bursa Malaysia Tertekan Dua Hari Beruntun, Harga CPO Turun ke RM4.646 per Ton

Pelemahan di Bursa Malaysia mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati di tengah melemahnya harga minyak kedelai dan energi global. Meski demikian, kenaikan harga pada tender KPBN menunjukkan permintaan domestik masih cukup solid dan mampu menopang harga CPO di dalam negeri. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP