Harga CPO Malaysia Tembus Tertinggi 4 Bulan, Naik ke RM4.724 per Ton


AGRICOM, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), mencatatkan level penutupan tertinggi dalam lebih dari empat bulan. Penguatan harga terutama ditopang kenaikan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago.

Mengutip Reuters, kontrak berjangka CPO Malaysia untuk pengiriman Oktober 2026 ditutup naik RM47 per metrik ton atau sekitar 1% menjadi RM4.724 per ton. Harga tersebut merupakan level penutupan tertinggi sejak 7 April 2026.

BACA JUGA: Harga CPO Bursa Malaysia Melemah, Stok Sawit Malaysia Diproyeksi Naik

Kenaikan CPO Malaysia terjadi di tengah penguatan pasar minyak nabati global. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 0,13%, sementara kontrak minyak sawit di bursa yang sama menguat 0,59%.

Di Chicago Board of Trade (CBOT), harga minyak kedelai bahkan naik 1,16%. Penguatan minyak nabati pesaing tersebut turut memberikan dukungan terhadap harga CPO karena keduanya bersaing di pasar minyak nabati global.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Naik Tipis ke Rp15.668/Kg, Bursa Malaysia Menguat ke Level Tertinggi 4 Bulan

Stok Malaysia Masih Jadi Tekanan

Meski mendapat dukungan dari pasar minyak nabati global, harga CPO masih menghadapi tekanan dari meningkatnya persediaan minyak sawit Malaysia.

Data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan stok minyak sawit Malaysia pada Juli 2026 naik 3,32% dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 2,63 juta metrik ton.

BACA JUGA: Harga Sawit Plasma Riau Naik Rp26,56 Menjadi Rp4.011,82/Kg

Kenaikan stok tersebut menjadi salah satu faktor yang membatasi penguatan harga CPO. Namun, sentimen dari sisi ekspor mulai memberikan dukungan.

Data perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia menunjukkan ekspor produk sawit Malaysia pada 1–10 Agustus 2026 meningkat 14,8%.

Sementara itu, Intertek Testing Services mencatat ekspor tumbuh 2,6% pada periode yang sama. Meski terdapat perbedaan estimasi antara kedua lembaga, data tersebut secara umum menunjukkan ekspor produk sawit masih bergerak positif.

BACA JUGA: Harga Sawit Swadaya Riau Naik Rp23,35/Kg, Tembus Rp3.936,63 pada 5–11 Agustus

Harga CPO KPBN Ikut Menguat

Di pasar domestik, harga CPO pada PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) juga mengalami kenaikan. Pada Senin (10/8/2026), harga CPO ditetapkan Rp15.668 per kg.

Harga tersebut naik Rp61 per kg atau sekitar 0,39% dibandingkan harga penawaran tertinggi pada Jumat (7/8/2026) yang berada di level Rp15.607 per kg.

Pergerakan positif Bursa Malaysia dan penguatan minyak nabati global menjadi sentimen pendukung bagi pasar CPO. Namun, pelaku pasar masih mencermati perkembangan stok Malaysia serta laju ekspor sebagai indikator arah harga selanjutnya. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP