AGRICOM, JAKARTA — Harga karet SGX–SICOM kembali menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026), setelah terkoreksi sehari sebelumnya. Harga karet naik menjadi US Cent 220,8/kg, setara Rp39.158/kg, dengan kurs Rp17.735 per dolar AS.
Kenaikan tersebut mencapai Rp338/kg dibandingkan harga Selasa (11/8/2026) yang berada di level Rp38.820/kg.
Sekretaris Jenderal APKARINDO Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan harga pada pertengahan pekan menunjukkan pasar karet kembali memiliki daya tahan setelah mengalami koreksi.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Turun Rp256/Kg, Jadi Rp38.820 pada 11 Agustus 2026
“Perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, kembali menunjukkan penguatan. Harga KKK 100% naik Rp338/kg menjadi Rp39.158/kg, setelah sehari sebelumnya terkoreksi ke Rp38.820/kg,” kata Rudi, dalam ketereangan yang diperoleh Agricom, Rabu (12/8).
Menurutnya, penguatan terutama didorong kenaikan harga karet SGX–SICOM dari US Cent 219,2/kg menjadi US Cent 220,8/kg. Pergerakan kurs rupiah juga turut memengaruhi harga dalam denominasi rupiah.
Kombinasi kedua faktor tersebut membuat harga karet dengan KKK 100% kembali menembus level psikologis Rp39.000/kg.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Turun Rp256/Kg, Jadi Rp38.820 pada 11 Agustus 2026
Pola Harga Karet Masih Fluktuatif
Rudi menilai pergerakan harga sepanjang Senin hingga Rabu memperlihatkan pola menguat tipis, terkoreksi, kemudian rebound. Kondisi ini menunjukkan pasar masih bergerak fluktuatif, tetapi tekanan koreksi belum menghilangkan peluang penguatan lebih lanjut.
Jika momentum positif berlanjut, harga karet berpeluang kembali bergerak menuju kisaran Rp39.500–Rp40.000/kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis Jadi Rp15.702, Pasar Sawit Masih Menguat
“Rebound di pertengahan pekan membawa harga karet kembali menembus Rp39 ribu/kg. Momentum penguatan mulai terbentuk kembali setelah koreksi Selasa. Pasar masih perlu dicermati, sementara menjaga mutu bokar tetap menjadi kunci agar petani memperoleh harga jual yang optimal,” pungkas Rudi.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
|
KKK |
Harga |
|
|
100% |
Rp39.158/kg |
|
|
70% |
Rp27.411/kg |
|
|
60% |
Rp23.495/kg |
|
|
50% |
Rp19.579/kg |
|
|
40% |
Rp15.663/kg |
|
|
30% |
Rp11.747/kg |
|
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)