AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) yang diperdagangkan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) naik tipis pada Jumat (14/8/2026). Harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp15.700/kg, naik Rp12/kg atau sekitar 0,08% dari Rp15.688/kg pada perdagangan Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan informasi KPBN yang diperoleh Agricom, harga CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp15.450/kg. Sementara itu, harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka pada Rp15.500/kg, tetapi mengalami withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi tercatat Rp15.367/kg.
Untuk produk turunan, harga CPKO FOB Palembang berada di Rp27.387/kg dan mengalami WD, dengan penawaran tertinggi Rp26.650/kg.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik ke Rp15.688/Kg, CPO Malaysia Menguat ke RM4.724/Ton
Sementara itu, harga Palm Kernel (PK) di sejumlah lokasi tercatat Rp12.014/kg untuk Loco PKS Aur Gading dan Rp11.911/kg untuk Loco PKS Solok Selatan.
Di pasar global, perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives pada Jumat (14/8/2026) ditutup melemah. Tekanan pasar datang dari meningkatnya persediaan minyak sawit Malaysia pada akhir Juli serta pelemahan harga minyak kedelai di Chicago.
BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Naik ke RM4.724 per Ton, KPBN Inacom Ikut Menguat
Kontrak CPO untuk pengiriman Oktober 2026 ditutup turun RM13 per ton, atau sekitar 0,28%, menjadi RM4.711 per ton. Meski berakhir di zona merah pada perdagangan terakhir pekan, kontrak tersebut masih mencatat kenaikan sekitar 0,73% sepanjang pekan.
Kenaikan stok menjadi salah satu faktor yang membatasi penguatan harga CPO Malaysia. Data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan persediaan minyak sawit Malaysia pada akhir Juli meningkat ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir. (A3)