Harga Karet SGX-SICOM Naik pada Akhir Pekan, Tertinggi Rp40.882/Kg


AGRICOM, JAKARTA — Harga karet acuan SGX-SICOM kembali menguat pada perdagangan Jumat (21/8/2026). Harga tertinggi mencapai Rp40.882/kg, naik Rp365/kg dibandingkan posisi Kamis (20/8/2026) sebesar Rp40.517/kg.

Berdasarkan data perdagangan, harga SGX-SICOM pada Jumat berada di level 231,1 US cent/kg, meningkat dari 228,2 US cent/kg pada perdagangan sebelumnya. Dengan kurs Rp17.690 per dolar AS, harga tersebut setara dengan Rp40.882/kg.

Meski rupiah menguat dari Rp17.755 menjadi Rp17.690 per dolar AS, harga karet tetap meningkat. Penguatan SGX-SICOM yang signifikan menjadi pendorong utama kenaikan harga karet domestik.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-SICOM Kamis (20/8) Naik Lagi, Tembus Rp40 Ribu per Kg

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan pada perdagangan Jumat memperkuat tren positif harga karet sepanjang pekan.

Menurutnya, harga karet dalam tiga hari perdagangan sejak Selasa meningkat dari Rp39.700/kg menjadi Rp40.882/kg, atau bertambah Rp1.182/kg.

“Penguatan ini menunjukkan momentum kenaikan semakin solid dan pasar mampu mempertahankan tren positif hingga penutupan pekan,” ujar Rudi, dalam keterangan yang diperoleh Agricom, Jumat (21/8).

 BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Rabu (19/8) Naik Rp240/kg, Hampir Tembus Rp40.000/Kg

Harga Karet Kokoh di Atas Rp40 Ribu

Kenaikan pada akhir pekan membuat harga karet semakin jauh bertahan di atas level psikologis Rp40.000/kg. Kondisi tersebut menunjukkan pasar masih memiliki momentum untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan berikutnya.

Bagi petani karet, tren harga yang positif menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan. Namun, Rudi mengingatkan pentingnya menjaga kualitas bahan olah karet (bokar) agar kenaikan harga dapat memberikan nilai jual yang lebih optimal.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Naik ke Rp15.925/Kg, Bursa Malaysia Tembus Level Tertinggi 20 Bulan

“Momentum harga yang baik ini harus dimanfaatkan dengan tetap menjaga mutu bokar agar nilai jual semakin optimal,” katanya.

Dengan penguatan SGX-SICOM dan harga karet domestik yang terus bertahan di atas Rp40.000/kg, pasar karet menutup pekan dengan sentimen positif. Pergerakan harga acuan global dan nilai tukar akan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan pada perdagangan pekan depan.

BACA JUGA: Dari Labuan Bajo, Mentan Amran Lepas Truk Bantuan Pangan untuk Korban Bencana NTT

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100%: Rp40.882/kg

- KKK 70%: Rp28.617/kg

- KKK 60%: Rp24.529/kg

- KKK 50%: Rp20.441/kg

- KKK 40%: Rp16.353/kg

- KKK 30%: Rp12.265/kg

BACA JUGA: Kemendag Sosialisasikan Aturan Baru Ekspor Beras dan Tambahan Kuota Pisang-Nanas ke Jepang

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP