Harga TBS Plasma Kalteng Tertinggi Rp3.761,22/Kg pada Periode I Agustus 2026


AGRICOM, PALANGKA RAYA — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit bagi pekebun mitra plasma di Kalimantan Tengah mengalami penurunan pada periode I Agustus 2026. Harga tertinggi ditetapkan sebesar Rp3.761,22/kg untuk tanaman berusia 10–20 tahun.

Penetapan harga tersebut dilakukan oleh Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Tengah dan berlaku untuk periode 1–15 Agustus 2026.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Naik, Periode 19–25 Agustus Capai Rp3.917,50 per Kg

Tim Penetapan Harga TBS Kalteng dijadwalkan kembali melakukan rapat penetapan harga untuk periode II Agustus 2026 pada 3 September 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Harga tertinggi sebesar Rp3.761,22/kg berlaku bagi TBS dari tanaman berusia 10–20 tahun. Sementara itu, harga terendah sebesar Rp3.073,76/kg ditetapkan untuk TBS dari tanaman berusia tiga tahun.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Turun Menjadi Rp3.942 pada Periode III Agustus 2026

Daftar Harga TBS Plasma Kalteng

Berikut daftar lengkap harga TBS bagi pekebun mitra plasma:

Umur Tanaman

Harga TBS

3 tahun

Rp3.073,76/kg

4 tahun

Rp3.198,56/kg

5 tahun

Rp3.351,66/kg

6 tahun

Rp3.475,36/kg

7 tahun

Rp3.501,19/kg

8 tahun

Rp3.568,82/kg

9 tahun

Rp3.637,32/kg

10–20 tahun

Rp3.761,22/kg

21 tahun

Rp3.706,21/kg

22 tahun

Rp3.607,94/kg

23 tahun

Rp3.502,73/kg

24 tahun

Rp3.401,17/kg

25 tahun

Rp3.345,56/kg

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun ke Rp15.844/Kg pada 24 Agustus 2026

Penetapan harga tersebut menggunakan sejumlah komponen utama, yakni rata-rata harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) lokal sebesar Rp15.436,26/kg, rata-rata harga inti sawit atau kernel lokal Rp13.501,55/kg, serta Indeks K sebesar 92,26%.

Meskipun harga CPO lokal mengalami kenaikan tipis dibandingkan periode sebelumnya, penurunan harga kernel turut memengaruhi perhitungan akhir harga TBS.

Akibatnya, harga TBS pekebun mitra plasma mengalami koreksi pada periode I Agustus 2026. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP