Harga CPO KPBN Selasa (12/5) Turun Jadi Rp15.150 Per Kg

Harga CPO KPBN Selasa (12/5) Turun Jadi Rp15.150 Per Kg
Agricom.id

13 May 2026 , 12:04 WIB

Dok. Agricom.id/ Pelemahan harga CPO di pasar domestik dan Bursa Malaysia pada Selasa (12/5/2026) dipengaruhi tekanan jual di pasar minyak nabati global, terutama kontrak palm olein di Bursa Dalian.

 

AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dipasarkan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) tercatat melemah pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Harga CPO Franco Dumai ditetapkan sebesar Rp15.150 per kilogram, turun Rp175 per kilogram atau sekitar 1,14 persen dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya yang mencapai Rp15.325 per kilogram.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Agricom.id dari KPBN, harga CPO di sejumlah lokasi perdagangan juga bergerak bervariasi. Harga CPO Loco Sei Tapung ditetapkan Rp14.911 per kilogram, sementara Loco Talang Duku berada di level Rp14.950 per kilogram.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Senin (11/5) Menguat ke Rp15.325/Kg, Bursa Malaysia Rebound Usai Tiga Hari Melemah

Selanjutnya, harga CPO Loco Ngabang tercatat Rp14.800 per kilogram dan Loco Kembayan sebesar Rp14.700 per kilogram.

Untuk produk turunan, harga crude palm kernel oil (CPKO) Franco Dumai tercatat Rp32.452 per kilogram dengan status withdraw (WD), sedangkan penawaran tertinggi berada di level Rp31.780 per kilogram. Sementara itu, harga FOB Palembang tercatat Rp32.208 per kilogram dengan penawaran tertinggi Rp30.980 per kilogram.

Adapun harga palm kernel (PK) franco Belawan tercatat Rp15.007 per kilogram dengan status withdraw, sementara penawaran tertinggi berada di level Rp14.925 per kilogram.

BACA JUGA: CPO Bursa Malaysia Rebound, Ditopang Penguatan Minyak Kedelai dan Minyak Mentah

Di pasar global, perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga kembali mengalami tekanan setelah sebelumnya sempat mencatat penguatan tipis. Berdasarkan laporan Reuters, kontrak acuan CPO untuk pengiriman Juli 2026 turun RM33 per ton atau sekitar 0,73 persen menjadi RM4.483 per ton metrik pada penutupan perdagangan.

Pelemahan tersebut dipicu aksi jual pada kontrak palm olein di Bursa Dalian, Tiongkok, selama sesi perdagangan Asia.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Selasa (12/5) Naik ke Rp38.693/Kg, Tren Penguatan Berlanjut

Di pasar Dalian, kontrak minyak kedelai paling aktif tercatat naik 0,16 persen, sedangkan kontrak minyak sawit turun sekitar 1,35 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) menguat 0,81 persen.

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan permintaan global minyak nabati, termasuk pergerakan ekspor sawit dari negara produsen utama dan dinamika harga minyak mentah dunia yang mempengaruhi sentimen perdagangan CPO global. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP