Harga TBS Sawit Kaltim Periode II Juni 2026 Naik, Tertinggi Rp3.469,60/Kg

Harga TBS Sawit Kaltim Periode II Juni 2026 Naik, Tertinggi Rp3.469,60/Kg
Agricom.id

06 July 2026 , 13:08 WIB

Dok. Sawit Fest 2021/Alimuddin/Kenaikan harga TBS sawit Kalimantan Timur periode II Juni 2026 didukung oleh penguatan harga CPO dan inti sawit. TBS dari tanaman usia produktif 10–20 tahun naik Rp65,77 per kilogram.

AGRICOM, SAMARINDA – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur untuk periode II Juni 2026 (16–30 Juni 2026) kembali mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Timur, harga TBS untuk tanaman menghasilkan berusia 10–20 tahun ditetapkan naik Rp65,77 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya, menjadi Rp3.469,60/kg.

Dalam penetapan harga periode ini, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp14.726,84/kg, sedangkan harga inti sawit (kernel) mencapai Rp13.204,23/kg. Adapun indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS ditetapkan sebesar 89,48%.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 3–9 Juli 2026 Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.708,55/Kg

Mengacu pada data Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, harga TBS berdasarkan umur tanaman juga telah ditetapkan, yakni untuk tanaman usia 3 tahun sebesar Rp3.046,74/kg, usia 4 tahun Rp3.143,80/kg, usia 5 tahun Rp3.230,72/kg, usia 6 tahun Rp3.301,57/kg, usia 7 tahun Rp3.349,23/kg, dan usia 8 tahun sebesar Rp3.403,35/kg.

Sementara itu, harga TBS untuk tanaman usia 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.444,98/kg, sedangkan usia 10–20 tahun mencapai Rp3.469,60/kg. Untuk tanaman yang lebih tua, harga TBS usia 21 tahun sebesar Rp3.419,39/kg, usia 22 tahun Rp3.350,87/kg, usia 23 tahun Rp3.276,94/kg, usia 24 tahun Rp3.240,04/kg, dan usia 25 tahun sebesar Rp3.209,73/kg.

BACA JUGA: Kementan Gelar Gerakan Tanam Serentak Kelapa di Pandeglang, Dorong Produktivitas dan Hilirisasi Perkebunan

Kenaikan harga TBS pada periode kedua Juni 2026 mencerminkan masih stabilnya harga produk turunan kelapa sawit di tingkat pabrik. Kondisi ini diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan bagi pekebun sawit di Kalimantan Timur sekaligus menjaga semangat produksi di tengah dinamika pasar minyak sawit global. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP