Tren Penguatan Makin Solid, Harga Karet SGX-Sicom Kamis (7/5) Naik ke Rp 38.030/Kg

Tren Penguatan Makin Solid, Harga Karet SGX-Sicom Kamis (7/5) Naik ke Rp 38.030/Kg
Agricom.id

08 May 2026 , 10:02 WIB

Penguatan yang berlangsung konsisten sejak awal Mei mencerminkan optimisme pasar di tengah ketatnya pasokan dan permintaan global yang tetap aktif. Foto: Istimewa

 

AGRICOM, JAKARTA — Harga karet global di Bursa SGX-Sicom kembali mencatat penguatan pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Harga karet tercatat sebesar 219,6 US Cent/Kg atau setara Rp 38.030/Kg dengan kurs Rp 17.318 per dolar AS.

Angka tersebut naik Rp 268/Kg dibandingkan perdagangan Rabu (6/5/2026) yang berada di level Rp 37.762/Kg. Kenaikan ini sekaligus memperpanjang tren positif harga karet global yang terus bergerak menguat sejak awal Mei 2026.

BACA JUGA: Harga Karet SGX Rabu (5/5) Menguat Lagi ke Rp37.762/Kg, Tren Naik Kian Solid

Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel Rudi Arpian, Kenaikan yang terjadi secara bertahap dari Senin hingga Kamis menunjukkan pasar bergerak semakin solid dan stabil di jalur penguatan.

“Menembus level Rp38.000/Kg untuk KKK 100% menjadi sinyal penting bahwa momentum pasar masih sangat kuat. Pergerakan ini mencerminkan optimisme pelaku pasar yang tetap tinggi di tengah ketatnya pasokan dan permintaan global yang masih aktif,” kata Rudi dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Kamis (6/5).

BACA JUGA: Mentan Amran Gerak Cepat Tindak Laporan Mahasiswa soal Bawang Ilegal dan Pupuk Subsidi

“Dengan pola kenaikan yang konsisten selama beberapa hari terakhir, tren penguatan saat ini terlihat semakin kokoh dan meyakinkan menuju akhir pekan,” tambah Rudi.

Di tengah penguatan harga, Rudi berharap petani tetap menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.

BACA JUGA: Indonesia Perkaya Genetik Sawit, SDG Asal Tanzania Resmi Dilepas di Sumut

“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga karet yang diterima petani akan meningkat,” pungkas Rudi.

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100% : Rp 38.030/Kg

- KKK 70% : Rp 26.621/Kg

- KKK 60% : Rp 22.818/Kg

BACA JUGA: Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi untuk Jaga Produksi Nasional

- KKK 50% : Rp 19.015/Kg

- KKK 40% : Rp 15.212/Kg

- KKK 30% : Rp 11.409/Kg

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP