Harga Karet SGX-Sicom Selasa (19/5) Melonjak, Tembus Rp39.146/Kg

Harga Karet SGX-Sicom Selasa (19/5) Melonjak, Tembus Rp39.146/Kg
Agricom.id

19 May 2026 , 15:03 WIB

Dok. Istimewa/ Harga karet SGX-Sicom melonjak pada perdagangan Selasa (19/5/2026), mendorong harga KKK 100% kembali mendekati level Rp40 ribu per kilogram.

 

AGRICOM, JAKARTA — Harga karet di pasar SGX-Sicom pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026, kembali mencatat penguatan signifikan setelah sempat melemah tipis pada awal pekan. Penguatan tersebut mendorong harga karet kualitas KKK 100% kembali mendekati level psikologis Rp40 ribu per kilogram.

Berdasarkan data perdagangan, harga karet SGX-Sicom tercatat sebesar US Cent 222,7/Kg atau setara Rp39.146/Kg dengan kurs Rp17.578 per dolar AS. Harga tersebut naik Rp620/Kg dibandingkan perdagangan Senin, 18 Mei 2026, yang berada di level Rp38.526/Kg.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Awal Pekan Melemah Tipis, Masih Bertahan di Atas Rp38.000/Kg

Kenaikan harga ini menunjukkan pasar karet global mulai kembali bergerak positif di pertengahan Mei 2026. Rebound yang terjadi juga mengindikasikan tekanan jual sebelumnya hanya bersifat sementara, sementara sentimen beli kembali mendominasi pasar.

Pelaku pasar menilai penguatan harga masih ditopang oleh permintaan global yang relatif kuat, di tengah kondisi pasokan karet dunia yang belum sepenuhnya pulih. Situasi tersebut membuat arah pasar kembali bergerak bullish dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Senin (18/5) Menguat ke Rp15.300/Kg, Ditopang Reli Minyak Mentah

“Pergerakan dari Senin ke Selasa memperlihatkan bahwa tekanan jual sebelumnya hanya bersifat sementara. Pasar kembali bergerak positif dengan dorongan beli yang meningkat, menandakan tren penguatan masih tetap dominan di pertengahan Mei,” kata Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Selasa (19/5).

“Kembalinya harga ke level tinggi ini juga mencerminkan bahwa permintaan pasar masih cukup kuat, sementara pasokan global belum sepenuhnya pulih. Momentum tersebut membuat arah pasar kembali terlihat bullish,” tambah Rudi.

 BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode II Mei 2026 Menguat, Usia 10-20 Tahun Tembus Rp3.705,96 per Kg

Di tengah kondisi yang positif, Rudi berharap petani tetap menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.

“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga bokar ditawar lebih tinggi,” pungkas Rudi.

BACA JUGA: Teknologi Pengolahan Air Terpadu Siap Diterapkan di Kawasan Industri Indonesia

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100% : Rp39.146/Kg

- KKK 70% : Rp27.402/Kg

- KKK 60% : Rp23.488/Kg

BACA JUGA: Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik Jadi USD 1.049,58/MT, Bea Keluar Dipatok USD 178

- KKK 50% : Rp19.573/Kg

- KKK 40% : Rp15.658/Kg

- KKK 30% : Rp11.744/Kg

BACA JUGA: Harga Referensi Biji Kakao Periode Mei 2026 Naik, HPE Tembus USD 2.963/MT

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP