Dok. Agricom/ Penguatan harga CPO di Bursa Malaysia dan KPBN didorong spekulasi pembatasan ekspor sawit Indonesia serta kenaikan harga minyak nabati di pasar China.
AGRICOM, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives kembali melanjutkan penguatan untuk sesi ketiga berturut-turut pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Kenaikan harga dipicu rumor mengenai kemungkinan kebijakan pembatasan ekspor dari Indonesia sebagai eksportir sawit terbesar dunia.
Dilansir dari Reuters, kontrak acuan CPO pengiriman Agustus 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik RM53 per ton atau sekitar 1,17 persen menjadi RM4.587 per ton. Pada sesi perdagangan sore, harga bahkan sempat melonjak hingga 2,23 persen sebelum akhirnya ditutup lebih stabil.
BACA JUGA: Harga CPO Malaysia Menguat Ditopang Lonjakan Harga Minyak Mentah
Penguatan harga juga tercermin di pasar domestik. Harga CPO di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Selasa (19/5/2026) ditetapkan sebesar Rp15.388 per kilogram. Dengan demikian, harga CPO naik Rp88 per kilogram atau sekitar 0,58 persen dibandingkan perdagangan Senin (18/5/2026) yang berada di level Rp15.300 per kilogram.
Selain rumor terkait kebijakan ekspor Indonesia, sentimen positif juga datang dari penguatan harga minyak nabati di pasar China. Harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian tercatat naik 1,67 persen, sementara kontrak minyak sawit di bursa yang sama menguat 1,76 persen.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Selasa (19/5) Naik ke Rp15.388/Kg, Bursa Malaysia Menguat Tiga Hari Beruntun
Kenaikan harga minyak nabati pesaing tersebut dinilai turut menopang pergerakan harga sawit global, mengingat pasar minyak nabati dunia saling terhubung dan dipengaruhi dinamika pasokan maupun permintaan antar komoditas.
Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan kebijakan biodiesel Indonesia serta potensi perubahan arus perdagangan global di tengah ketatnya pasokan minyak nabati dunia.
BACA JUGA: Forwatan Gelar Diskusi PSR, Stakeholder Sawit Soroti Hambatan dan Strategi Percepatan Replanting
Penguatan harga CPO dalam beberapa hari terakhir menunjukkan sentimen pasar masih cukup positif, meskipun volatilitas diperkirakan tetap tinggi seiring munculnya spekulasi kebijakan ekspor dan dinamika pasar energi global. (P3)