Harga Karet SGX-Sicom Jumat (24/7) Naik Rp173/Kg, Kembali Bertahan di Atas Rp39.000/Kg


AGRICOM, JAKARTA – Harga karet di bursa SGX-Sicom kembali menguat pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Penguatan ini membawa harga karet KKK 100% kembali bertahan di atas level psikologis Rp39.000 per kilogram, menutup perdagangan pekan dengan sentimen yang lebih positif.

Berdasarkan data pasar, harga karet SGX-Sicom mencapai US Cent 219,3/kg, atau setara Rp39.090/kg dengan kurs Rp17.825 per dolar AS. Dibandingkan perdagangan Kamis (23/7/2026), harga naik Rp173/kg dari sebelumnya Rp38.917/kg.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan harga pada akhir pekan menunjukkan pasar masih memiliki daya tahan meskipun sempat mengalami koreksi pada awal perdagangan minggu ini.

BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Kamis (23/7) Rebound ke Rp38.917/Kg, Kembali Dekati Rp39 Ribu

Menurutnya, kenaikan harga selama dua hari berturut-turut mencerminkan minat beli yang tetap solid sehingga mampu menjaga harga berada pada level yang relatif tinggi.

"Setelah sempat terkoreksi pada awal dan pertengahan pekan, pasar berhasil melakukan rebound dan menutup perdagangan dengan penguatan dua hari berturut-turut. Ini menjadi sinyal bahwa sentimen pasar masih cukup positif," ujar Rudi dalam keterangan yang diperoleh Agricom.id, Jumat (24/7).

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, pola pergerakan harga sepanjang pekan membentuk fase koreksi–rebound–koreksi–rebound–penguatan, yang mengindikasikan pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan menguat.

BACA JUGA: Harga Karet SGX–Sicom Rabu (22/7) Turun Rp396/Kg, Bertahan di Kisaran Rp38 Ribu

Selama harga mampu bertahan di atas Rp39.000/kg, peluang untuk kembali menguji level Rp40.000/kg pada perdagangan pekan depan dinilai masih terbuka.

Meski demikian, Rudi mengingatkan pelaku usaha dan petani untuk tetap mewaspadai dinamika pasar karena fase konsolidasi belum sepenuhnya berakhir.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan olah karet rakyat (bokar) agar petani dapat memperoleh harga jual yang optimal ketika tren penguatan berlanjut.

BACA JUGA: Tiga Negara Produsen Sawit Dunia Perkuat Kolaborasi, MoU IMT-GT Siap Ditandatangani

"Momentum pasar mulai membaik. Namun, menjaga mutu bokar tetap menjadi faktor utama agar petani bisa mendapatkan harga terbaik," pungkasnya.

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100%: Rp39.090/kg

- KKK 70%: Rp27.363/kg

- KKK 60%: Rp23.454/kg

- KKK 50%: Rp19.545/kg

- KKK 40%: Rp15.636/kg

- KKK 30%: Rp11.727/kg

BACA JUGA: SPKS: Hasil Riset BPDP Harus Menjawab Kebutuhan Nyata Petani Sawit

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)


IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP