AGRICOM, JAKARTA — Harga karet di bursa SGX–Sicom pada perdagangan Senin (25/5/2026) mengalami koreksi tipis di tengah fase konsolidasi pasar global. Berdasarkan data perdagangan, harga karet tercatat sebesar US Cent 221,8/Kg atau setara Rp39.099/Kg dengan kurs Rp17.628 per dolar AS.
Angka tersebut turun Rp80/Kg dibanding perdagangan Jumat (22/5/2026) yang berada di level Rp39.179/Kg.
Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, penurunan yang terjadi masih relatif kecil dan belum mengubah arah tren pasar secara keseluruhan.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Menguat Tipis di Akhir Pekan, Bertahan Dekati Rp40 Ribu
“Meski sedikit melemah, harga KKK 100% tetap mampu bertahan kuat di kisaran Rp39.000/Kg. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih memiliki fondasi yang cukup solid, dengan tekanan jual yang belum terlalu dominan,” kata Rudi dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Senin (25/5).
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, pergerakan pasar saat ini lebih menggambarkan fase penyesuaian dan konsolidasi sehat setelah reli panjang sepanjang April hingga Mei. Selama harga masih mampu bertahan di level tinggi, tren penguatan jangka menengah masih dinilai tetap terjaga.
BACA JUGA: Mengapa Harga Karet Dunia Mengacu ke Singapura? Ini Penjelasannya bagi Petani Indonesia
Di tengah kondisi tersebut, petani dihimbau tetap menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.
“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga bokar ditawar lebih tinggi,” pungkas Rudi.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Dorong Indonesia Jadi Penentu Harga Sawit Dunia, Bukan Sekadar Pemasok Global
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% = Rp39.099/Kg
- KKK 70% = Rp27.369/Kg
- KKK 60% = Rp23.459/Kg
BACA JUGA: POPSI Peringatkan Risiko Monopoli Ekspor Sawit Lewat BUMN, Jangan Ulangi Tragedi Tata Niaga Cengkeh
- KKK 50% = Rp19.550/Kg
- KKK 40% = Rp15.640/Kg
- KKK 30% = Rp11.730/Kg
BACA JUGA: Mentan Amran Ungkap Dugaan Mafia Proyek dan Penyelewengan Benih Kelapa Rp3,3 Miliar
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)