AGRICOM, JAKARTA – Harga karet di bursa SGX–Sicom kembali melanjutkan tren positif pada perdagangan Rabu (8/7/2026). Berdasarkan data pasar, harga karet mencapai 216,8 sen AS per kilogram, atau setara Rp38.803 per kilogram dengan kurs Rp17.898 per dolar AS.
Dibandingkan perdagangan Selasa (7/7/2026) yang berada di level Rp38.307 per kilogram, harga karet hari ini menguat Rp496 per kilogram. Penguatan ini memperpanjang reli harga yang telah berlangsung sejak awal pekan.
Menanggapi perkembangan tersebut, Sekretaris Jenderal APKARINDO Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penguatan harga pada perdagangan Rabu menunjukkan sentimen positif di pasar karet masih berlanjut.
BACA JUGA: Harga Karet SGX-Sicom Selasa (7/7) Naik Rp494/Kg, Dekati Level Rp39 Ribu/Kg
"Harga KKK 100% naik Rp496 per kilogram menjadi Rp38.803 per kilogram, melanjutkan tren penguatan yang telah berlangsung sejak awal pekan," ujar Rudi, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Rabu (8/7).
Menurutnya, kenaikan selama tiga hari perdagangan berturut-turut menjadi indikasi bahwa momentum pemulihan harga semakin solid setelah pasar mengalami fase konsolidasi pada akhir Juni hingga awal Juli.
Ia menambahkan, posisi harga saat ini hanya terpaut sekitar Rp197 per kilogram dari level psikologis Rp39.000 per kilogram, sehingga peluang untuk menguji level tersebut dalam waktu dekat semakin terbuka apabila sentimen pasar tetap kondusif.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Selasa (7/7) Menguat 0,82%, Bursa Malaysia Ditutup Melemah Tipis
"Pergerakan harga sepanjang pekan ini membentuk pola rebound, kemudian menguat dan berlanjut menguat. Pola tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar sekaligus berkurangnya tekanan jual," jelasnya.
Meski demikian, Rudi mengingatkan pelaku usaha dan petani tetap perlu mencermati perkembangan permintaan global serta kondisi pasokan, karena kedua faktor tersebut masih menjadi penentu utama arah pergerakan harga karet ke depan.
Ia juga menekankan bahwa di tengah tren penguatan harga, kualitas bahan olah karet rakyat (bokar) tetap menjadi faktor penting untuk memperoleh harga jual yang maksimal.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 1–7 Juli 2026 Naik, Tembus Rp3.881,83/Kg
"Penguatan berlanjut di pertengahan pekan, harga karet makin dekat menembus Rp39 ribu per kilogram. Momentum pemulihan semakin kuat, sementara menjaga mutu bokar tetap menjadi kunci agar petani memperoleh harga jual yang optimal," pungkasnya.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100%: Rp38.803/Kg
- KKK 70%: Rp27.162/Kg
- KKK 60%: Rp23.282/Kg
BACA JUGA: HPE Kakao Juli 2026 Naik 3,83 Persen, Pasokan Afrika Barat Masih Terganggu
- KKK 50%: Rp19.402/Kg
- KKK 40%: Rp15.521/Kg
- KKK 30%: Rp11.641/Kg
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Juli 2026 Turun 2,78 Persen, BK Ditetapkan USD 148 per Ton
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)