Harga Karet SGX–SICOM Senin (20/4) Turun Lagi, Uji Kekuatan Tren Baru


AGRICOM, JAKARTA — Harga karet global di pasar SGX–Sicom pada perdagangan awal pekan, Senin (20/4/2026) tercatat mengalami penurunan. Harga berada di level 201,2 US cent per kilogram, atau setara Rp 34.411 per kilogram dengan asumsi kurs Rp 17.103 per dolar AS.

Angka tersebut turun Rp 281 per kilogram dibandingkan posisi Jumat (17/4/2026) yang mencapai Rp 34.692 per kilogram. Koreksi ini menandai pergerakan awal pekan yang kembali melemah setelah sebelumnya pasar menunjukkan sinyal keluar dari fase konsolidasi.

Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel Rudi Arpian, penurunan ini menjadi bagian dari proses uji arah pasar untuk memastikan kekuatan tren yang mulai terbentuk.

BACA JUGA: 

- Harga Karet SGX–SICOM Jumat (17/4) Melemah Tipis, Tertinggi Rp 34.692/Kg

- Harga Karet SGX–SICOM Kamis (16/4) Naik Lagi, Sinyal Pasar Mulai Pulih

“Pergerakan ini masih tergolong wajar, di mana setelah fase stabil dan mulai menguat, pasar biasanya melakukan penyesuaian sebelum melanjutkan arah berikutnya. Saat ini, pasar terlihat sedang menguji apakah momentum penguatan dapat berlanjut atau kembali tertahan,”

jelas Rudi dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Senin (20/4).

Di tengah kondisi pasar yang mulai stabil, petani karet tetap diimbau untuk menjaga kualitas bahan olah karet (bokar). Penggunaan koagulan atau pembeku lateks yang sesuai anjuran menjadi faktor penting dalam menjaga mutu produk.

BACA JUGA: 

- Agrinas Palma Nusantara Dorong Hilirisasi Sawit Rakyat Berbasis Koperasi

- Setelah Australia, India Minati Impor Pupuk Indonesia di Tengah Surplus Nasional

“Semakin tinggi kadar karet kering (KKK), semakin baik kualitas bokar karena kandungan air dan kotoran semakin rendah. Dengan menjaga mutu secara konsisten, petani diharapkan tetap dapat memperoleh harga optimal meskipun pasar sedang mengalami tekanan jangka pendek,” pungkas Rudi.

Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:

- KKK 100%: Rp 34.411/Kg

- KKK 70%: Rp 24.088/Kg

- KKK 60%: Rp 20.647/Kg

BACA JUGA: Mentan Amran: Program B50 Tak Ganggu Pasokan dan Harga Minyak Goreng

- KKK 50%: Rp 17.206/Kg

- KKK 40%: Rp 13.764/Kg

- KKK 30%: Rp 10.323/Kg

BACA JUGA: Percepatan B50 dan E20 Dikebut, Kementan dan BUMN Genjot Kemandirian Energi Nasional

Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.

Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


TOP