Dok. Istimewa/ Harga karet SGX-Sicom Kamis (21/5/2026) turun tipis Rp356/Kg menjadi Rp39.065/Kg. Meski terkoreksi, harga masih bertahan di level tinggi menjelang akhir pekan.
AGRICOM, JAKARTA — Harga karet di bursa SGX-Sicom pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, mengalami koreksi tipis setelah mencatat penguatan berturut-turut sepanjang pertengahan Mei. Pelemahan yang terjadi dinilai masih dalam batas wajar sebagai bagian dari penyesuaian pasar menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data perdagangan, harga karet SGX-Sicom tercatat sebesar US Cent 222,0/Kg atau setara Rp39.065/Kg dengan kurs Rp17.597 per dolar AS. Harga tersebut turun Rp356/Kg dibandingkan perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, yang berada di level Rp39.421/Kg.
BACA JUGA: Penguatan Berlanjut, Harga Karet SGX-Sicom Rabu (20/5) Naik Lagi ke Rp39.421/Kg
Menurut Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, penurunan yang terjadi masih tergolong wajar sebagai bagian dari penyesuaian pasar setelah kenaikan beberapa hari sebelumnya.
“Meski melemah terbatas, harga KKK 100% tetap mampu bertahan di kisaran tinggi mendekati Rp40.000/Kg. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan pasar masih cukup solid dan tekanan jual belum terlalu dominan,” kata Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, dalam keterangan yang diterima Agricom.id, Kamis (21/5).
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Rabu (20/5) Anjlok 5,77%, Pasar Global Dibayangi Reformasi Ekspor Indonesia
“Pergerakan dari awal hingga menjelang akhir pekan memperlihatkan bahwa tren penguatan masih terjaga, meskipun pasar mulai bergerak lebih hati-hati sambil mencari keseimbangan baru,” tambah Rudi.
Di tengah kondisi tersebut, petani dihimbau tetap menjaga mutu bokar secara konsisten. Gunakan koagulan/pembeku lateks sesuai anjuran, pastikan bokar bebas dari kotoran, bebas dari kontaminasi limbah atau perendaman.
BACA JUGA: Forwatan Gelar Diskusi PSR, Stakeholder Sawit Soroti Hambatan dan Strategi Percepatan Replanting
“Semakin tinggi KKK, semakin murni kandungan karet dan semakin sedikit kandungan air di dalam bokar, maka harga bokar ditawar lebih tinggi,” pungkas Rudi.
Berikut rincian harga karet di SGX Sicom berdasarkan kadar karet kering (KKK) atau Dry Rubber Content (DRC), harga ini belum dipotong biaya produksi:
- KKK 100% = Rp39.065/Kg
- KKK 70% = Rp27.346/Kg
- KKK 60% = Rp23.439/Kg
BACA JUGA: Diskusi Forwatan: Aspekpir Dukung Mandatori PSR, Minta Pemerintah Selesaikan Legalitas Kebun Plasma
- KKK 50% = Rp19.533/Kg
- KKK 40% = Rp15.626/Kg
- KKK 30% = Rp11.720/Kg
BACA JUGA: Diskusi Forwatan: GAPKI Soroti Sulitnya Akses Dana PSR dan Pentingnya Penguatan Kemitraan Sawit
Sebagai informasi, SGX-SICOM merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang memperdagangkan berbagai jenis karet alam. Bursa ini menjadi acuan bagi harga karet di pasar internasional, sehingga pergerakan harga di SGX Sicom sering kali mencerminkan kondisi pasar global.
Harga karet di Sicom SGX ini bisa menjadi acuan petani karet, selain harga patokan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan setempat yang bisa jadi berbeda di setiap daerah. (A3)